JK: Harga BBM Naik karena Pelemahan Rupiah

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 28 Maret 2015 | 14:35 WIB
JK: Harga BBM Naik karena Pelemahan Rupiah
Ilustrasi SPBU. (Antara)

Suara.com - Wakil Presiden Jusud Kalla mengatakan kembali naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dikarenakan faktor rupiah yang tengah melemah. Selain itu ada faktor lainnya.

Kalla mengatakan penaikkan BBM juga dikarenakan harga minyak dunia naik. Sehingga Kementerian ESDM mengumumkan penaikkan untuk premium dan solar.

"Kita tahu rupiah sekarang masih Rp13.000 lebih per dolar AS, minyak juga naik lagi," kata Wapres dalam kunjungan kerjanya di Jambi, Sabtu (28/3/2015).

Sebelumnya, Pemerintah resmi menaikkan harga BBM jenis bensin premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan jenis Minyak Solar Subsidi masing-masing sebesar Rp500/liter. Sedangkan untuk harga Minyak Tanah dinyatakan tetap yaitu Rp2.500/liter.

Untuk wilayah penugasan Jawa Madura Bali, harga BBM Premium naik dari Rp6.900 menjadi Rp7.400. Sedangkan untuk solar naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900. Sementara untuk wilayah penugasan luar Jawa Madura Bali, harga Premium naik dari Rp6.800 menjadi Rp7.300. Sedangkan harga solar sama dengan area Jawa Rp6.900.

Soal alasan harga miyak dunia yang naik, tidak dengan harga minyak di kawasan asia, Jumat (27/3/2015) kemarin. Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) mencatat penurunan harga minyak mentah di Asia. Untuk pengiriman Mei turun sampa USD 1,02 perbarel. Harganya menjadi USD 50,41 perbarel.

Penurunan itu karena mempertimbangkan potensi gangguan pasokan Timur Tengah akibat krisis Yaman dan minyak mentah global yang berlimpah, kata analis. Semenara minyak mentah Brent untuk Mei menurun 95 sen menjadi USD 58,24 per barel dalam perdagangan sore.

Harga minyak naik tajam selama dua hari sebelumnya, setelah koalisi pimpinan Arab Saudi membom pemberontak Syiah Huthi guna mendukung Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi yang diperangi. Yaman berbatasan dengan produsen minyak utama Timur Tengah Arab Saudi dan Oman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mulai Hari Ini, Harga Premium di Jawa Rp7.400 per Liter

Mulai Hari Ini, Harga Premium di Jawa Rp7.400 per Liter

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 00:19 WIB

Soal Nilai Tukar Rupiah

Soal Nilai Tukar Rupiah

Foto | Rabu, 25 Maret 2015 | 20:01 WIB

Menguat, Rupiah Tinggalkan Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Menguat, Rupiah Tinggalkan Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2015 | 10:52 WIB

Negara Jangan Sampai Dipermainkan oleh Spekulan Valuta Asing

Negara Jangan Sampai Dipermainkan oleh Spekulan Valuta Asing

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2015 | 09:51 WIB

Bank Dunia: Rupiah Melemah Bukan Karena Salah Kelola Ekonomi

Bank Dunia: Rupiah Melemah Bukan Karena Salah Kelola Ekonomi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2015 | 14:20 WIB

Siap-siap, Harga Premium Akan Naik Lagi

Siap-siap, Harga Premium Akan Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2015 | 08:09 WIB

Jokowi Minta Pengusaha Gunakan Rupiah dalam Setiap Transaksi

Jokowi Minta Pengusaha Gunakan Rupiah dalam Setiap Transaksi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2015 | 13:44 WIB

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 14:27 WIB

Rupiah Melemah, Daya Saing Produk Ekspor Indonesia Meningkat

Rupiah Melemah, Daya Saing Produk Ekspor Indonesia Meningkat

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 06:32 WIB

Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Mata Uang Negara Lain

Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Mata Uang Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 05:39 WIB

Terkini

Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan

Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:51 WIB

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:02 WIB

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:59 WIB

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:49 WIB

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:16 WIB

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×