Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Negara Jangan Sampai Dipermainkan oleh Spekulan Valuta Asing

Doddy Rosadi

Kamis, 19 Maret 2015 | 09:51 WIB
Negara Jangan Sampai Dipermainkan oleh Spekulan Valuta Asing
Ilustrasi: Petugas mengamati pecahan dolar AS yang akan ditukar di salah satu gerai penukaran mata uang asing. (Antara)

Suara.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengatakan pemerintah harus memperkuat cadangan devisa untuk mencegah para spekulan di pasar valuta asing yang memanfaatkan kondisi pelemahan nilai tukar rupiah.

"Tetapi harus disadari bahwa satu-satunya cara untuk menempatkan negara dalam posisi yang kokoh dan tegar agar tidak bisa dipermainkan atau dikerjain oleh para spekulan adalah dengan memperkuat cadangan devisa kita," kata Suryo Bambang Sulisto.

Upaya tersebut, lanjutnya, wajib hukumnya agar bisa mencegah dan tidak akan ada yang berani berspekulasi menyerang mata uang rupiah.

Suryo menilai kebijakan pemerintah yang sudah mengeluarkan 8 kebijakan untuk meredam dampak pelemahan nilai tukar rupiah itu sudah bagus.

Ia mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah berdampak kepada para importir maupun pengusaha yang mempunyai pinjaman dalam valuta asing.

"Pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada semua sektor dalam tingkat yg berbeda-beda tentunya. Yang paling parah adalah bagi para importir dan bagi pengusaha yang punya pinjaman dalam valuta asing," ujar Suryo.

Menurut Suryo, para pengusaha terutama di sektor perikanan dan kelautan yang tidak mempunyai pinjaman mata uang dolar tidak berdampak terhadap lini usaha mereka.

"Justru bagi pengusaha perikanan yang tidak punya pinjaman dolar, apalagi kalau dia eksportir. wah ini masa panen raya seperti dapat durian runtuh, rezeki besar," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Dunia: Rupiah Melemah Bukan Karena Salah Kelola Ekonomi

Bank Dunia: Rupiah Melemah Bukan Karena Salah Kelola Ekonomi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2015 | 14:20 WIB

Jokowi Minta Pengusaha Gunakan Rupiah dalam Setiap Transaksi

Jokowi Minta Pengusaha Gunakan Rupiah dalam Setiap Transaksi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2015 | 13:44 WIB

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 14:27 WIB

Rupiah Melemah, Daya Saing Produk Ekspor Indonesia Meningkat

Rupiah Melemah, Daya Saing Produk Ekspor Indonesia Meningkat

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 06:32 WIB

Rupiah Semakin Tak Berdaya, Dekati Level 13.200

Rupiah Semakin Tak Berdaya, Dekati Level 13.200

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 10:45 WIB

Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Mata Uang Negara Lain

Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Mata Uang Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 05:39 WIB

Rupiah Terus Melemah, Mengapa Jokowi Tidak Cemas?

Rupiah Terus Melemah, Mengapa Jokowi Tidak Cemas?

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2015 | 06:51 WIB

Menteri Sofyan: Kondisi Rupiah Belum Terlalu Buruk

Menteri Sofyan: Kondisi Rupiah Belum Terlalu Buruk

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2015 | 17:01 WIB

Terkini

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

×