Golkar Kubu Agung Bantah Ada Kekerasan saat Masuki Ruang Fraksi

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2015 | 00:21 WIB
Golkar Kubu Agung Bantah Ada Kekerasan saat Masuki Ruang Fraksi
Suasana heboh saat pengurus Partai Golkar versi Munas Jakarta memasuki dan akhirnya menduduki ruang Fraksi Partai Golkar di DPR RI, Senin (30/3/2015) sore. [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Kubu Golkar versi Munas Jakarta membantah menggunakan kekerasan saat masuk ke dalam ruangan Fraksi Golkar di DPR, Senin (30/3/2015). Sekretaris Fraksi Golkar versi Munas Jakarta, Fayakhun mengatakan, tidak ada upaya premanisme dalam kedatangan mereka.

"Kita semua di sini, apa kita ada yang pakai premanisme? Di sini ada (tim) pengaman dari obvit (objek vital)," tutur Fayakhun.

Fayakhun menambahkan, tidak ada yang rusak dengan kedatangan mereka tersebut. Dia malah mempertanyakan adanya penghambat ketika pintu berhasil dibuka.

"Ini kan berarti ada upaya memaksa untuk kita tidak masuk," ujarnya.

Fayakhun menambahkan, saat ini Golkar yang sah adalah yang sudah diputuskan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona H Laoly, yaitu Golkar hasil Munas Jakarta. Karenanya, dia berharap ruangan fraksi sebagai perpanjangan partai di DPR, bisa digunakan oleh kubu Golkar hasil Munas Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, Golkar kubu Munas Jakarta akhirnya masuk ke dalam ruangan Fraksi Golkar di lantai 12 Gedung DPR, meski sempat mendapati pintu yang terkunci. Mereka akhirnya bisa masuk ke dalam ruangan tersebut setelah membuka pintu dengan mencongkelnya menggunakan linggis.

Meski begitu, pintu itu pun ternyata masih diganjal dari dalam dengan menggunakan semacam lemari dari kayu. Akibatnya, seorang ajudan yang membuka pintu pun sempat mengalami kesulitan.

Namun kemudian, anggota Fraksi Golkar versi Munas Jakarta pun bisa masuk ke dalam ruangan fraksi tersebut. Mereka yang masuk dipimpin oleh Sekretaris Fraksi Golkar versi Munas Jakarta Fayakhun, Melkias Markus Mekeng, Eni Saragih, serta Azhar Romly.

Hanya saja, rombongan Fayakhun dan lain-lain mendapati ruangan yang kosong dari anggota Fraksi Golkar. Padahal sebelumnya, diketahui ada Sekretaris Fraksi Golkar versi Munas Bali Bambang Susatyo, serta Ketua Fraksi Golkar versi Munas Bali Ade Komarudin. Mereka pun menunggu adanya pengurus Fraksi Golkar versi Munas Bali untuk berdikusi.

"Kami menunggu. Ini kedatangan kami ketiga untuk berkomunikasi," kata Fayakhun, yang kembali menegaskan bahwa sejak adanya keputusan Menkumham Yasona H Laoly, Fraksi Golkar hasil Munas Jakarta berhak menempati ruangan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh di Ruang Fraksi Golkar

Heboh di Ruang Fraksi Golkar

Foto | Selasa, 31 Maret 2015 | 00:09 WIB

Sambangi Fraksi, Sekjen Golkar Kubu Agung Mengaku Cuma Ingin Tahu

Sambangi Fraksi, Sekjen Golkar Kubu Agung Mengaku Cuma Ingin Tahu

News | Senin, 30 Maret 2015 | 23:42 WIB

Ruang Fraksi Didatangi Golkar Kubu Agung, Bambang Telepon Kapolri

Ruang Fraksi Didatangi Golkar Kubu Agung, Bambang Telepon Kapolri

News | Senin, 30 Maret 2015 | 20:03 WIB

Usai Pintu Fraksi Golkar DPR Dicongkel, Kapolda Metro Datang

Usai Pintu Fraksi Golkar DPR Dicongkel, Kapolda Metro Datang

News | Senin, 30 Maret 2015 | 19:59 WIB

Terkini

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:10 WIB

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB