Amnesty Internasional: Pembantaian Kenya Aksi Intoleransi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 April 2015 | 12:31 WIB
Amnesty Internasional: Pembantaian Kenya Aksi Intoleransi
Suasana Universitas College of Garissa, Kenya setelah penyerangan (amharicmovies)

Suara.com - LSM Hak Asasi Manusia internasional, Amnesty Internasional menyebutkan pembantaian ratusan orang di Universitas College of Garissa, Kenya sebagai aksi intoleransi. Pelaku ingin memecah belah kerukunan umat beragama.

Sang pelaku, kelompok militan Al Shabab sengaja menyasar kejahatannya kepada komunitas non muslim. Aksi ini bukan karena alasan relogius, namun politik. Meski peristiwa bertepatan dengan Paskah.

"Keseluruhan tujuan di sini adalah tidak hanya untuk membuat pemerintah terlihat buruk, tapi akhirnya membuat perpecahan antara komunitas Kristen dan Muslim di Kenya," kata Abdullahi Boru, aktivis Amnesty International kawasan Afrika Timur.

Sementara pihak Keuskupan Agung Katolik menyerukan kepada masyarakat Kenya untuk tidak terpancing. Kaum Katolik diminta bersabar dan menahan diri.

"Kami merasa ditargetkan, kita merasa takut," kata Pastor Willybard Lagho, ketua Keuskupan Agung Katolik dari Mombasa.

Jumat (3/4/2015), kelompok garis keras, Al Shabaab membantai 147 orang di Universitas College of Garissa, Kenya. Serangan ini menjadi yang terburuk di Kenya setelah insiden 1998 di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi oleh Al Qaeda. Kala itu, sebanyak 213 orang tewas dibantai. (csmonitor)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

147 Orang Dibantai, Kenya Klaim Aman untuk Turis

147 Orang Dibantai, Kenya Klaim Aman untuk Turis

News | Jum'at, 03 April 2015 | 11:59 WIB

Al Shabaab Sandera Mahasiswa di Universitas Kenya

Al Shabaab Sandera Mahasiswa di Universitas Kenya

News | Kamis, 02 April 2015 | 18:06 WIB

Serangan di Universitas Kenya, Dua Tewas, Puluhan Terluka

Serangan di Universitas Kenya, Dua Tewas, Puluhan Terluka

News | Kamis, 02 April 2015 | 14:36 WIB

Kelompok Bersenjata Serbu Kampus Universitas di Kenya

Kelompok Bersenjata Serbu Kampus Universitas di Kenya

News | Kamis, 02 April 2015 | 13:22 WIB

Pura-pura Mati, Guru SD Tak Dibantai Al Shabaab

Pura-pura Mati, Guru SD Tak Dibantai Al Shabaab

News | Senin, 24 November 2014 | 06:49 WIB

Pembunuh Turis di Mombasa Akhirnya Ditembak Polisi

Pembunuh Turis di Mombasa Akhirnya Ditembak Polisi

News | Minggu, 14 September 2014 | 16:32 WIB

Cegah Penyebaran Ebola, Kenya Tutup Perbatasan

Cegah Penyebaran Ebola, Kenya Tutup Perbatasan

News | Minggu, 17 Agustus 2014 | 02:55 WIB

Serangan Bersenjata di Kenya Kembali Telan Korban

Serangan Bersenjata di Kenya Kembali Telan Korban

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 14:58 WIB

Sekjen PBB Kutuk Serangan Berdarah di Kenya

Sekjen PBB Kutuk Serangan Berdarah di Kenya

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 08:16 WIB

Al Shabab Akui Tewaskan 48 Orang dalam Serangan di Kenya

Al Shabab Akui Tewaskan 48 Orang dalam Serangan di Kenya

News | Senin, 16 Juni 2014 | 22:46 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×