Ironis, Maraknya Kasus Bunuh Diri di Bali

Angelina Donna | Suara.com

Minggu, 05 April 2015 | 06:46 WIB
Ironis, Maraknya Kasus Bunuh Diri di Bali
Ilustrasi percobaan bunuh diri. [Shutterstock]

Suara.com - Guru Besar Sosiologi Bidang Agama Prof Dr Drs I Gusti Ngurah Sudiana, MSI mengatakan, maraknya kasus bunuh diri di Bali sangat dironis, mengingat Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia.

"Bahkan Bali sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di dunia bersama Italia utara, Great Barrier Reef di Australia dan Istanbul di Turki," kata Prof Ngurah Sudiana, guru besar bidang agama pada Fakultas Dharma Duta Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Minggu (5/4/2015).

Di Bali selama tahun 2014 tercatat 120 kasus bunuh diri, atau hampir setiap tiga hari sekali terjadi satu kasus bunuh diri. Jumlah kasus tersebut meningkat dibandingkan tahun 2013 tercatat 95 kasus.

Jika dibandingkan dengan sepuluh tahun silam 2004 dan 2005, kasus bunuh diri itu hampir sama, naik dari 124 kasus menjadi 137 kasus. Sepuluh tahun terakhir kasus bunuh diri terbesar terjadi tahun 2008 tercatat 150 kasus.

Setahun kemudian terjadi 147 kasus. Angka kasus bunuh diri tersebut di atas kertas, karena sesungguhnya bisa jadi jauh lebih besar, karena ada kecenderungan keluarga korban malu melaporkan ke polisi atau merasa tidak perlu dilaporkan.

"Hampir serupa dengan kasus HIV/Aids, bunuh diri juga memiliki fenomena gunung es, kasus yang terlihat hanya puncak dari kasus yang sebenarnya," ujar Prof Sudiana yang juga Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali.

Ia menambahkan, beragam penghargaan meneguhkan status Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia, bahkan sebagai magnet wisata terbaik di dunia, namun tidak demikian bagi warganya.

Pariwisata yang mengangkat ekonomi Bali sejak tahun 1960 an secara pelan-pelan telah mengubah watak penghuninya, Oleh pariwisata waktu diubah menjadi nilai uang semata, orang Bali makin individualis.

Jika dalam budaya agraris, masyarakat Bali lebih rileks. Waktu luang orang Bali pada awalnya ada waktu untuk membangun hubungan baik melalui saling berbagi canda dan tawa, oleh pariwisata diubah menjadi nilai uang semata, sehingga orang Bali makin individualis dan konsumenisme.

Pada budaya agraris masyarakat Bali lebih humanis, sehingga hal itu menjadi penekan terhadap maraknya kasus bunuh diri. Bali secara nasional tahun 2014 masuk lima daerah dengan kasus bunuh diri paling banyak di Indonesia, setelah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta.

Maraknya kasus bunuh diri di Bali sudah menunjukkan situasi gawat darurat, tekanan ekonomi sendiri hanya salah satu penyebab maraknya orang Bali bunuh diri, ujar Prof Ngurah Sudiana. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia

Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:06 WIB

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:01 WIB

7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung

7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 07:39 WIB

5 Rekomendasi HP Paling Murah April 2026, Harga di Bawah Rp2 Juta

5 Rekomendasi HP Paling Murah April 2026, Harga di Bawah Rp2 Juta

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 07:32 WIB

7 Blush On Terbaik untuk Makeup Merona dan Awet Sepanjang Hari

7 Blush On Terbaik untuk Makeup Merona dan Awet Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:27 WIB

Raditya Dika dan Aldi Taher Bahas Skincare Pria, Tren Gentle Power Jadi Andalan Cowok Modern

Raditya Dika dan Aldi Taher Bahas Skincare Pria, Tren Gentle Power Jadi Andalan Cowok Modern

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:23 WIB

Ramadan Bikin Belanja Online Makin Ngebut, Tren Cashback Jadi Andalan Pengguna

Ramadan Bikin Belanja Online Makin Ngebut, Tren Cashback Jadi Andalan Pengguna

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:18 WIB

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Apa Perbedaan Cushion dan Foundation? Pastikan Tahu 7 Hal Ini

Apa Perbedaan Cushion dan Foundation? Pastikan Tahu 7 Hal Ini

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:04 WIB

Terkini

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB