Korban Tewas Gempa Nepal Tembus 4.000 Jiwa, Warga Sedih dan Marah

Ruben Setiawan

Selasa, 28 April 2015 | 11:24 WIB
Korban Tewas Gempa Nepal Tembus 4.000 Jiwa, Warga Sedih dan Marah

Suara.com - Sedih bercampur marah, itulah perasaan warga Nepal yang menjadi korban gempa berkekuatan 7,9 skala richter hari Sabtu (25/4/2015) lalu. Selain harus berduka setelah kehilangan kerabat dan orang-orang yang mereka cintai, mereka geram karena pemerintah dianggap lamban menangani krisis.

Hingga hari ketiga pascagempa, masih banyak warga di seluruh Nepal yang terpaksa tidur di ruang terbuka karena rumah mereka rata dengan tanah. Di Kathmandu misalnya, ribuan korban selamat mau tak mau tidur di trotoar, jalanan, atau taman, dengan hanya beratapkan tenda.

Rumah sakit juga kerepotan menangani para korban luka yang jumlahnya terus membludak. Sementara itu, kurangnya air, pasokan makanan dan listrik menimbulkan kekhawatiran munculnya berbagai macam penyakit.

Keadaan ini, ditambah dengan lambatnya bantuan mencapai wilayah yang terdampak, membuat warga Nepal berteriak.

"Pemerintah tidak melakukan apapun untuk kami," kata Anil Giri, salah saorang warga yang bersama dengan sekitar 20 relawan lainnya masih berusaha mencari dua rekannya yang tertimbun puing bangunan.

"Kami menggali puing-puing sendiri dengan tangan kosong," lanjutnya.

Para pejabat pemerintahan, kepada Reuters, mengaku bahwa mereka memang kerepotan dengan skala bencana yang terjadi.

"Tantangan terbesar adalah pemberian bantuan," kata Kepala Sekretaris Negara Leela Mani Paudel.

"Kami meminta negara-negara asing untuk mengirimkan tim medis dan bantuan material kepada kami. Kami benar-benar membutuhkan kehadiran para pakar asing untuk menyelesaikan krisis ini," sambungnya.

Hingga saat ini, jumlah korban jiwa akibat gempa Nepal mencapai angka 4.010 orang, sementara korban luka bertambah menjadi 7.598 orang.

Serangkaian gempa susulan memperparah kondisi warga. Rusaknya infrastruktur dan terbatasnya dana memperlambat penyaluran bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Pasukan Respon Bencana Nasional India (NDRF) adalah salah satu organisasi asing yang pertama kali tiba di Nepal untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa. Kepala NDRF Direktur Jenderal O.P. Singh mengatakan, alat berat mengalami kesulitan untuk menembus jalanan-jalanan Kathmandu yang sempit, sehingga pencarian korban selamat dan jenazah membutuhkan waktu.

"Anda harus menyingkirkan seluruh reruntuhan ini, sehingga ini bakal menelan banyak waktu... Saya pikir ini akan butuh waktu berminggu-minggu," kata Singh seperti dikutip NDTV. (Reuters)

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Review Take Charge of My Heart: Romcom Gemas yang Cocok untuk Healing

Review Take Charge of My Heart: Romcom Gemas yang Cocok untuk Healing

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Rayakan HUT ke-13, Galeri Indonesia Kaya Ajak Jurnalis Naik Panggung Wayang Orang

Rayakan HUT ke-13, Galeri Indonesia Kaya Ajak Jurnalis Naik Panggung Wayang Orang

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Gemini Hadirkan Agen AI, Bisa Kerjakan Tugas Otomatis hingga Coding

Gemini Hadirkan Agen AI, Bisa Kerjakan Tugas Otomatis hingga Coding

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Pindahkan Operasi Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Pindahkan Operasi Modifikasi Cuaca

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Resmi Berakhir, Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026 Umumkan Para Juara

Resmi Berakhir, Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026 Umumkan Para Juara

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Mengembalikan Sistem Tak Naik Kelas: Siapkah Sekolah Hadapi Nilai Jujur?

Mengembalikan Sistem Tak Naik Kelas: Siapkah Sekolah Hadapi Nilai Jujur?

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

8 Perbedaan Scorpio Oktober dan November, dari Sifat hingga Cara Mengekspresikan Emosi

8 Perbedaan Scorpio Oktober dan November, dari Sifat hingga Cara Mengekspresikan Emosi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Catat Tanggalnya! 4 Fenomena Langit Langka Ini Siap Hiasi Bulan Oktober 2026

Catat Tanggalnya! 4 Fenomena Langit Langka Ini Siap Hiasi Bulan Oktober 2026

Tekno | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

63.789 Pekerja Kena PHK hingga September 2026

63.789 Pekerja Kena PHK hingga September 2026

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:24 WIB

×