Belajar Racik Narkoba di Lapas, Sekarang Jadi Pengusaha Sabu

Siswanto | Suara.com

Selasa, 28 April 2015 | 16:32 WIB
Belajar Racik Narkoba di Lapas, Sekarang Jadi Pengusaha Sabu
Sekeluarga yang jadi tersangka produsen sabu di Rusun Kapuk Muara, Penjaringan, Blok B, Nomor 3.14 [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Geliat produksi sabu kelas rumahan kini mulai mengkhawatirkan, dalam sepekan Badan Narkotika Nasional berhasil mengungkap industri sabu rumahan di tiga lokasi berbeda, yaitu di Medan, Aceh, dan terakhir di Jakarta.

Di Jakarta, Senin (27/4/2015) kemarin, BNN berhasil mengamankan sindikat produsen narkoba yang terdiri dari seorang ibu berinisial KTJ (58), dua putranya: SA (36) dan AL (34), dan dibantu kekasih AL berinisial NA (33) dari rumah susun sempit berukuran kurang lebih 4x6 meter di Rusun Kapuk Muara, Penjaringan, Blok B, Nomor 3.14.

"Lagi-lagi, peracik utama sabu ini adalah mantan napi yang baru bebas dari penjara pada November 2014, yakni AL," kata Kepala BNN Anang Iskandar dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2015).

Berdasarkan pengakuan AL, ia mulai memproduksi sabu sejak satu bulan yang lalu. Ia paham teknik pembuatan sabut karena pernah mempelajari ketika mendekam di LP Cipinang. Setelah keluar dari lapas pada November 2014, AL mulai mencoba bisnis narkoba.

Dalam kasus narkoba, Anang, AL bukan pemain baru karena sebelumnya pernah terlibat dalam peredaran ekstasi sebanyak 13 butir hingga akhirnya mendekam di penjara selama lima tahun.

Sementara itu, pabrik sabu yang dijalankan AL termasuk kategori kecil. Dengan bahan yang dimilikinya saat ditangkap, ia mengaku bisa memproduksi sabu seberat 0,5 hingga satu kilogram sabu.

Di TKP, petugas BNN menyita sabu hasil produksi kurang lebih 162 gram. Selain itu, petugas juga menyita sabu cair yang sedang dalam proses kristalisasi sebanyak kurang lebih 150 mililiter.

Sementara itu prekursor atau bahan pembuat narkotika yang disita, antara lain efedrin (diekstrak dari obat flu), asam sulfat, toluen, aseton. Selain prekusor, bahan pendukung lain yang disita, antara lain methanol, lodin, red fosfor, soda api.

Anang menegaskan BNN terus berupaya menangkal supply narkoba dari luar dan memberantas produksi narkoba di dalam negeri. "BNN terus bekerja keras agar industri narkoba rumahan tidak menjamur di Indonesia," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat semakin proaktif untuk berperan serta dalam menangkal ancaman narkoba dengan cara melaporkan kegiatan yang mencurigakan.

Pada sisi lainnya, kerja sama lintas sektoral penting untuk terus dikembangkan bersama dengan instansi terkait, seperti Polri, Kemenkes, Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, BPOM dalam rangka meningkatkan pengawasan prekursor narkotika. (Kurniawan Mas'ud)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Produsen Sabu Rumahan

Produsen Sabu Rumahan

Foto | Selasa, 28 April 2015 | 16:19 WIB

Sekeluarga Ditangkap dalam Kasus Produksi Sabu Rusun Kapuk Muara

Sekeluarga Ditangkap dalam Kasus Produksi Sabu Rusun Kapuk Muara

News | Senin, 27 April 2015 | 17:42 WIB

Terkini

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB