Polisi Takut Jurnalis Asing Masuk Papua Bikin Propaganda Negatif

Siswanto | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2015 | 17:37 WIB
Polisi Takut Jurnalis Asing Masuk Papua Bikin Propaganda Negatif
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin. [Suara.com/Lidya Salmah]

Suara.com - Kepolisian Daerah Papua masih khawatir jika jurnalis asing masuk wilayah Papua, akan menjadi ancaman bagi kedaulatan NKRI.

"Kalau jurnalis dan organisasi non pemerintah internasional diberi akses masuk Papua, itu bisa menjadi sebuah ancaman terselubung bagi Indonesia," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Patrige di Jayapura, Papua, Rabu (6/5/2015).

Menurut Patrige mereka bisa saja memberikan informasi yang tidak akurat tentang berbagai peristiwa yang terjadi di Papua ke dunia.

"Ya, bisa saja mereka mempropaganda dengan menyiarkan berita tidak benar, dan berhubungan dengan kelompok separatis Papua, sehingga akan merugikan Indonesia di dunia Internasional," katanya.

Meski demikian, tambah Patrige, selama jurnalis asing yang diberikan akses masuk Papua mewartakan hal-hal yang obyektif tentang kondisi Papua yang sebenarnya, maka itu memberikan dampak positif.

"Sebenarnya ada juga dampak positifnya kalau jurnalis asing diberi akses ke Papua, asal mereka menyiarkan hal yang positif dan obyektif, terutama tentang pembangunan yang sedang berlangsung, seperti orang Papua tidak lagi terisolir, terbelakang tapi sudah semakin maju. Tapi kalau yang diberitakan melenceng, itu yang berbahaya bagi negara kita," ujarnya.

Dijelaskan Patrige, seperti dua wartawan asing asal Perancis yang tahun lalu masuk ke Papua, mereka hendak meliput kegiatan kelompok separatis sehingga hal seperti itu sangat merugikan Indonesia.

"Seperti itu yang kami takutkan, jurnalis asing bisa saja melancarkan aksi propaganda, tentu ini berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas," katanya.

Meski mengkhawatirkan kehadiran jurnalis asing ke Papua, kepolisian tidak punya kewenangan soal izin akses kepada mereka.

"Itu bukan domain Polisi tapi pemerintah pusat. Ya semua tergantung pemerintah pusat khususnya Kementerian Luar Negeri, mereka yang tentukan apakah mengizinkan jurnalis asing masuk ke Papua atau tidak," katanya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wartawan Papua Tolak Kedatangan Kabiro Pers Istana

Wartawan Papua Tolak Kedatangan Kabiro Pers Istana

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 06:12 WIB

Larang Wartawan Tanya, Albiner Takut Jokowi Tak Bisa Jawab

Larang Wartawan Tanya, Albiner Takut Jokowi Tak Bisa Jawab

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 05:31 WIB

AJI Kecam Intimidasi kepada Jurnalis Suara.com Saat Liput Jokowi

AJI Kecam Intimidasi kepada Jurnalis Suara.com Saat Liput Jokowi

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 16:13 WIB

Peringatan Bahaya Tsunami Papua Nugini Dicabut

Peringatan Bahaya Tsunami Papua Nugini Dicabut

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 14:13 WIB

Pascagempa 7,5 SR, Papua Nugini Diperingatkan Tsunami

Pascagempa 7,5 SR, Papua Nugini Diperingatkan Tsunami

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 11:39 WIB

Terkini

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:17 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:09 WIB

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:04 WIB

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:58 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB