Hari Ini, Bareskrim Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi Kondensat

Ruben Setiawan, Erick Tanjung

Selasa, 12 Mei 2015 | 09:56 WIB
Hari Ini, Bareskrim Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi Kondensat
Ilustrasi Bareskrim Polri [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Hari ini, Selasa (12/5/2015), Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa enam saksi terkait aliran dana dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) penjualan Kondensat ‎milik negara oleh SKK Migas kepada PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) yang diduga merugikan negara hingga Rp2 triliun. Aliran dana itu diduga mengalir ke Bank asing.

"Hari ini ada 6 saksi yang diperiksa penyidik, yaitu saksi dari SKK Migas dan saksi TPPI," kata ‎Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Victor Edison Simanjuntak.

Menurut dia, keterangan keenam saksi dari SKK Migas dan TPPI ini ‎sangat dibutuhkan untuk mengungkap dugaan korupsi tersebut. Namun Vitor tidak menjelaskan, siapa saja dan apa peran para saksi tersebut.

"Semua saksi penting. Saksi ini merupakan rangkaian keterangan yang akan mengerucut," ujarnya.

Saat ditanya kapan tersangka dalam kasus ini diperiksa, Victor belum bisa menyampaikan.

"Pemeriksaan tersangka belum, nanti. Sekarang semua saksi-saksi dulu," katanya.

Sebelumnya dia menjelaskan, aliran dana dugaan korupsi dan TPPU penjualan Kondensat milik negara itu mengalir ke sebuah Bank asing, yaitu ke Bank Standard Chartered. Aliran dana itu dari Dolar ke Rupiah dan ada dari Rupiah ke Dolar.

"Tapi ini pasti sangat banyak, dan membutuhkan ketelitian untuk merekapnya. Kalau sudah terekap dengan baik, nanti kami bicarakan," kata Victor.

Selain aliran dana, imbuh Victor, penyidik juga tengah mendalami dugaan pencucian uang dalam kasus ini. Sebab menurutnya, ada temuan uang hasil korupsi ini diubah menjadi aset dalam bentuk lain.

"Asset tracing sudah jalan. Tapi belum kelihatan kepada siapa saja, tapi sudah tahu rekeningnya masuk-keluar tanggal ini. Sekarang yang penting kita cari tahu ini ke siapa. Ada juga yang perorangan," paparnya.

Victor mengatakan, dalam kasus ini sudah ditetapkan seorang tersangka berinisial DH. Penetapan tersangka ini dilakukan sejak terbitnya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

"Sejak penetapan tersangka, begitu SPDP keluar. Kita juga layangkan surat pencekalan," jelasnya.

Ditambahkan Victor, dalam kasus ini DH diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dengan menunjuk langsung PT TPPI untuk menerima proyek itu. Padahal seharusnya, proses penunjukan ini melewati tahapan lelang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mengintip Dapur Redaksi Suara.com: Saat Anak-Anak SD VIS School Belajar Jadi Jurnalis Cilik!

Mengintip Dapur Redaksi Suara.com: Saat Anak-Anak SD VIS School Belajar Jadi Jurnalis Cilik!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Sering Terlupakan, 3 Serealia Lokal Ini Bisa Jadi Pengganti Gandum

Sering Terlupakan, 3 Serealia Lokal Ini Bisa Jadi Pengganti Gandum

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Polisi Diduga Tembak-Aniaya Terduga Pencuri Berondolan Sawit Diperiksa Propam

Polisi Diduga Tembak-Aniaya Terduga Pencuri Berondolan Sawit Diperiksa Propam

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:41 WIB

BRI Berikan Cashback dan Hadiah Eksklusif di HALA Summarecon Mall Bekasi

BRI Berikan Cashback dan Hadiah Eksklusif di HALA Summarecon Mall Bekasi

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Rayakan Bulan Inklusi Keuangan, BRI Dorong Literasi Digital dan Ekonomi Desa Lewat BRILink Agen

Rayakan Bulan Inklusi Keuangan, BRI Dorong Literasi Digital dan Ekonomi Desa Lewat BRILink Agen

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor

Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:37 WIB

BYD Atto 1 Generasi Kedua Beralih Menggunakan Penggerak Roda Belakang

BYD Atto 1 Generasi Kedua Beralih Menggunakan Penggerak Roda Belakang

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Kaltim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Bakal Diawasi 24 Jam, Jadi Apa Kampung Ambon Usai Lapak Narkoba Digusur?

Bakal Diawasi 24 Jam, Jadi Apa Kampung Ambon Usai Lapak Narkoba Digusur?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:35 WIB

×