Saksi Kecelakaan Maut 6 Tewas: Korban Numpuk di Bagian Depan Bus

Siswanto | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2015 | 14:43 WIB
Saksi Kecelakaan Maut 6 Tewas: Korban Numpuk di Bagian Depan Bus
Ilustrasi jenazah. [Shutterstock]

Suara.com - Korban kecelakaan maut yang terjadi di jalan tol Jakarta Cikampek, kilometer 52, arah Jakarta, pada Selasa (12/5/2015) pagi, mayoritas berasal dari bus Bina Transport nomor polisi B 7554 YZ. Peristiwa ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan 29 lainnya luka-luka (sebelumnya ditulis 26 orang).

"Korban kecelakaan ini terbanyak dari penumpang bus Bina Transport," kata petugas Patroli Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek, Amrul.

Rincian korban meninggal, lima dari bus dan satu dari truk fuso nomor polisi B 9138 YU. Sedangkan korban luka meliputi, 15 orang luka berat dan 14 orang lainnya luka ringan.

Amrul yang saat itu ikut mengevakuasi para korban menceritakan, saat petugas baru datang ke tempat kejadian perkara, para penumpang bus terlihat terkumpul di bagian depan.

Menurut Amrul, keadaan itu terjadi karena kuatnya benturan saat kecelakaan terjadi sehingga semua penumpang terlempar ke bagian depan.

Amrul mengatakan para korban dibawa ke dua rumah sakit, 33 korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang dan dua korban ke RS Rosella.

Menurut informasi dari Jasa Marga, kecelakaan maut itu melibatkan empat kendaraan, yakni bus Bina Transport B 7554 YZ, truk Fuso B 9138 YU, truk G 1882 CA , dan truk kontainer B 9461 VCL.

Semua kendaraan datang dari arah Cikampek menuju Cawang.

Menurut keterangan Kepala Unit Patroli Jalan Raya tol Jakarta-Cikampek Inspektur Polisi Satu Ahmad Jajuli, kejadian itu berawal dari kecelakaan beruntun tiga kendaraan truk.

Pada saat bersamaan, datang bus sarat penumpang dengan kecepatan tinggi. Benturan keras pun tak terelakkan. Bus Bina Transport menghajar truk fuso.

Saat ini, semua kendaraan diamankan di pool derek Cikampek. Sedangkan kasus kecelakaannya ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Karawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Kecelakaan Maut Renggut Enam Nyawa di Tol Cikampek

Kronologis Kecelakaan Maut Renggut Enam Nyawa di Tol Cikampek

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 12:36 WIB

Enam Tewas di Tol Cikampek, Bus Nabrak Fuso, Lalu Hajar Kontainer

Enam Tewas di Tol Cikampek, Bus Nabrak Fuso, Lalu Hajar Kontainer

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 11:54 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Cikampek,  6 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cikampek, 6 Tewas

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 11:02 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB