Heboh Kasus Prostitusi Belakangan Semata karena 'Moral Panic'?

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 16 Mei 2015 | 08:08 WIB
Heboh Kasus Prostitusi Belakangan Semata karena 'Moral Panic'?
Ilustrasi prostitusi. [Shutterstock]

Suara.com - Meninggalnya Deudeuh Alfisahrin atau yang lebih akrab dikenal sebagai "Tata Chubby", membuka mata masyarakat soal keberadaan prostitusi online di Indonesia. Demikian juga dengan terungkapnya prostitusi artis. Pemberitaan media pun belakangan jadi ramai membahas prostitusi online tersebut.

Namun begitu, Direktur Eksekutif PKBI DIY, Gama, justru berpendapat bahwa ramainya pemberitaan terkait prostitusi online sebenarnya merupakan bagian dari kepanikan masyarakat semata.

"Ini moral panic aja, di mana ketika berhubungan dengan (masalah) seksualitas, orang selalu panik," ungkap Gama, Jumat (15/5/2015).

Gama menjelaskan, "prostitusi" dan "online" sendiri memiliki dua makna berbeda dan tak bisa dikatakan berhubungan. Yang pertama, menurut Gama, prostitusi seharusnya tak melulu bicara soal perempuan.

"Prostitusi itu kan suatu pekerjaan yang dilakoni oleh orang. Bukan hanya perempuan, tapi bisa juga laki-laki dan waria. Dan dalam memberikan jasa layanan seksualitas tidak selalu berhubungan seksual," papar Gama.

Sementara istilah online, menurut Gama, merupakan bagian dari strategi marketing yang jamak dilakukan oleh siapa pun pada saat ini. Akan halnya konteks prostitusi online sendiri, menurut Gama lagi, sebetulnya keberadaannya sudah ada sejak lama, bahkan jauh sebelum dikenalnya media sosial populer saat ini.

"Dalam konteks PS (pekerja seks), ini sejak zaman dulu saat awal-awal social media lahir, mulai dari MIRC, Friendster dan masih banyak lagi, sudah jadi alat marketing. Bahkan jauh sebelumnya, mereka menggunakan wartel untuk membuat janji, tawar-menawar harga," paparnya.

Gama pun mengatakan, dirinya mendukung agar PS mendapatkan perlindungan dari negara, sebab mereka termasuk golongan yang sangat rentan terhadap kekerasan.

"Kami mendukung agar PS mendapatkan perlindungan dari negara, dan PS diakui, dilindungi dan dipenuhi haknya sebagai warga negara. Memberikan pengakuan dan perlindungan (kepada) PS sebagai pekerjaan legal, akan memberikan perlindungan bagi perempuan dan melindungi anak-anak dari trafficking," ujarnya lagi.

Lebih jauh, Gama menilai, dengan abainya negara saat ini, perempuan dan anak dalam lokalisasi seks terkonsentrasi, hak-hak mereka terabaikan. Sementara kriminalisasi terhadap PS akan menyebabkan mereka powerless, dan berpotensi besar mengalami kekerasan berlapis.

"Dalam lingkup prostitusi, selalu perempuan yang dieksploitasi habis-habisan, dan tak pernah mengusik laki-laki pengguna jasanya. Dan berkaitan dengan anak-anak, apa pun alasannya, mereka harus diselamatkan. Dan setelah usia 18 tahun, diberikan kesempatan untuk menentukan pilihan mereka sendiri," tandas Gama. [Wita Ayodhyaputri]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jupe Ogah Komentari Prostitusi Artis, Takut Dibilang Sok Suci

Jupe Ogah Komentari Prostitusi Artis, Takut Dibilang Sok Suci

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2015 | 20:07 WIB

Ide Kartu PSK dan Lelaki Hidung Belang, DPRD: Aneh-aneh Saja

Ide Kartu PSK dan Lelaki Hidung Belang, DPRD: Aneh-aneh Saja

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 14:10 WIB

Nikita Mirzani Tak Haramkan Prostitusi di Kalangan Artis

Nikita Mirzani Tak Haramkan Prostitusi di Kalangan Artis

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2015 | 23:45 WIB

Mensos: Ada Lima Hal Akibatkan Prostitusi Marak

Mensos: Ada Lima Hal Akibatkan Prostitusi Marak

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 18:42 WIB

Terkini

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×