Mbah Rono Sesalkan Kasus Pendaki Jatuh ke Kawah Gunung Merapi

Siswanto

Senin, 18 Mei 2015 | 13:22 WIB
Mbah Rono Sesalkan Kasus Pendaki Jatuh ke Kawah Gunung Merapi
Gunung Merapi diabadikan dari Daerah Kaliadem, Cangkringan, Sleman, (8/5). [Antara/Noveradika]

Suara.com - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Surono menyesalkan terjadinya kasus pendaki Gunung Merapi yang terpelesat dan jatuh di dalam kawah setelah menaiki sisa reruntuhan puncak Garuda, Sabtu (16/5/2015).

"Yang kami sesalkan adalah para pendaki yang tidak mematuhi imbauan untuk tidak mendaki sampai ke puncak Gunung Merapi," kata Surono di kantor BPPTKG Yogyakarta, Senin (18/5/2015).

Menurut dia kondisi gas beracun yang pekat dari kawah Merapi dan kondisi tanah yang labil dapat menyebabkan celaka bagi para pendaki yang memaksakan diri naik hingga puncak.

"Imbauan untuk tidak naik ke puncak dan mendekati kawah Merapi sudah sejak lama dikeluarkan pihak berwenang, baik itu BPPTKG Yogyakarta maupun Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Namun, masih saja ada yang tidak mengindahkan imbauan tersebut," katanya.

Sejak erupsi 2010, kata dia, kondisi kawah di puncak Gunung Merapi sudah jauh berbeda. Setiap saat Merapi selalu mengeluarkan gas yang berbahaya bagi manusia.

"Terlebih kondisi tanah dan bebatuan di Merapi yang tidak stabil dikhawatirkan akan dapat mencelakakan pendaki yang nekat naik hingga puncak," katanya.

Surono mengatakan bahwa sosialisasi dan imbauan kepada para pendaki agar tidak naik hingga ke puncak Merapi hingga kini terus dilakukan.

"Pendakian yang direkomendasikan hanya sampai di Pos Pasar Bubrah, dan tidak boleh sampai ke puncak," katanya.

Seperti diberitakan pendaki Eri Yunanto, warga Kabupaten Sleman, DIY, terpeleset dan jatuh ke kawah setelah bersama lima rekannya melakukan pendakian di puncak Merapi, Sabtu (16/5/2015), melalui jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Korban saat sampai di puncak sempat berfoto-foto dengan menaiki salah satu batuan yang mengarah ke kawah Merapi. 

Saat akan turun dari batuan tersebut, korban terpeleset dan jatuh ke kawah Gunung Merapi dengan kedalaman sekitar 200--300 meter. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Evakuasi Pendaki Jatuh di Kawah Merapi, Surono Ingatkan Tim SAR

Evakuasi Pendaki Jatuh di Kawah Merapi, Surono Ingatkan Tim SAR

News | Senin, 18 Mei 2015 | 12:04 WIB

Tubuh Pendaki Terlihat, Pagi Ini, Tim SAR Turun ke Kawah Merapi

Tubuh Pendaki Terlihat, Pagi Ini, Tim SAR Turun ke Kawah Merapi

News | Senin, 18 Mei 2015 | 05:34 WIB

Cari Pendaki Masuk Kawah, Jalur Pendakian Merapi Ditutup Seminggu

Cari Pendaki Masuk Kawah, Jalur Pendakian Merapi Ditutup Seminggu

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 18:54 WIB

Pencari Pendaki yang Jatuh ke Kawah Berhadapan dengan Gas Racun

Pencari Pendaki yang Jatuh ke Kawah Berhadapan dengan Gas Racun

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 15:10 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×