Pengungsi Rohingya di Aceh Mulai Terserang Penyakit

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 22 Mei 2015 | 18:27 WIB
Pengungsi Rohingya di Aceh Mulai Terserang Penyakit
Pengungsi Rohingya di Aceh. (Antara)

Suara.com - Puluhan pengungsi Rohingya dan Bangladesh di tempat penampungan di Desa Bayeun Keude, Kecamatan Ranto Selamat, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan terserang banyak penyakit. Di antaranya diare, dehindrasi dan gangguan pencernaan. Sebagian dari mereka dirawat di RSUD Kota Langsa.

Ada seorang anak berusia 5 tahun dikatakan juga menderita gizi buruk. Penanganan medis terhadap anak dan sejumlah orang yang sakit dilakukan di tenda posko kesehatan yang didirikan tak jauh dari penampungan.

Petugas posko kesehatan Bayeun, Yessy mengatakan sejak kemarin mereka terkena diare telah diberi obat-obatan. Sebagianya juga mendapat perawatan intensif di posko. Khusus untuk anak-anak, petugas kesehatan juga memberikan obat cacing.

"Yang sakitnya parah kita rawat, kita infus di tenda," katanya.

Saat ini 433 etinis Rohingya dan Bangladesh ditampung dalam tiga tenda terpisah. Khusus bagi perempuan dan anak, mereka menempati sebuah gedung kosong bekas parik kertas.

Pantauan suara.com di lokasi, hingga hari kedua tempat penampungan sementara para 'manusia perahu' ini belum dilengkapi dengan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang layak. Ketersedian air bersih di lokasi pun minim. Pihak Badan Penanggulan Bencanda Daerah (BPBD), IOM, dan UNHCR baru melakukan pembuatan MCK pada Jumat (22/5/2015) sore.

Sementara sebayak 39 dari 57 orang warga Bangladesh dan Rohingya Kota Langsa yang menderita dehidrasi dan sakit kepala sudah dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Kota Langsa. Ada seorang anak berusia 3 tahun yang bernama Syahir Habibi meninggal dunia.

Kepala Posko Kesehatan Pengungsi Kuala Langsa, Arwinsyah, mengatakan Syahir Habibi meninggal karena menderita tetanus. "Kemarin waktu dikebumikan juga turut disaksikan oleh pihak pemerintah setempat dan imigrasi," katanya.

Bantuan Masyarakat Aceh Terus Mengalir

Sejumlah bantuan dari masyarakat Aceh terus mengalir untuk para pengungsi etnis Rohingya dan Bangladesh yang kini berada di Aceh Timur dan Kuala Langsa. Kemarin, bantuan sandang dan pangan juga disalurkan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial.

Pantauan suara.com, bantuan didatangkan menggunakan dua buah truk dari Kota Banda Aceh. Bantuan-bantuan tersebut kini ditempatkan pada tenda milik Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Hal yang sama juga terjadi di Kuala Langsa. Bantuan baik sandang mampun pangan telah memenuhi setiap titik pengungsian. Bantuan yang datang ditangani langsung oleh pihak TAGANA dan BPBD setempat. Hal ini guna memudahkan koordinasi penyaluran.

Sementara itu sejumlah relawan juga memadati dua loakasi terpisah penampungan para Rohingya. Aktivitasnya pun beragam. Di Kuala Langsa, sejumlah relawan seperti dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) mulai mengajarkan anak-anak Rohingya untuk dapat membaca dan menulis. Selain itu, mereka juga menghadirkan psikolog untuk proses pemulihan rasa trauma atas kejadian yang melanda. (Alfiansyah Ocxie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya, Myanmar Bersedia Dialog Soal Rohingya

Akhirnya, Myanmar Bersedia Dialog Soal Rohingya

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 13:35 WIB

Indonesia Tanggung Biaya Hidup Pengungsi Rohiya Selama Setahun

Indonesia Tanggung Biaya Hidup Pengungsi Rohiya Selama Setahun

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 06:58 WIB

Sering Jadi Transit Imigran, Pemerintah Harus Punya Aturan Jelas

Sering Jadi Transit Imigran, Pemerintah Harus Punya Aturan Jelas

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:58 WIB

Gereja-gereja di Sumatera Diimbau Bantu Pengungsi Rohingya

Gereja-gereja di Sumatera Diimbau Bantu Pengungsi Rohingya

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:20 WIB

Terkini

Sambut Kepala BGN Baru, Waka Komisi IX DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi dan Keracunan Nol Kasus

Sambut Kepala BGN Baru, Waka Komisi IX DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi dan Keracunan Nol Kasus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:00 WIB

KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026

KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:55 WIB

Peringatan Keras untuk Pemerintah! MBG Bisa Sia-sia Jika Anak Masih Dikepung Makanan Tak Sehat

Peringatan Keras untuk Pemerintah! MBG Bisa Sia-sia Jika Anak Masih Dikepung Makanan Tak Sehat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:44 WIB

PNJ di Mana? Ini Daftar Jurusan Favorit dan Sepi Peminat Politeknik Negeri Jakarta

PNJ di Mana? Ini Daftar Jurusan Favorit dan Sepi Peminat Politeknik Negeri Jakarta

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:43 WIB

Duka Warga Kebon Kosong: Rumah Hangus, Kini Terancam Digusur dari Lahan Setneg

Duka Warga Kebon Kosong: Rumah Hangus, Kini Terancam Digusur dari Lahan Setneg

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:33 WIB

Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak

Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:18 WIB

KPAI: Copot Kepala BGN Tak Cukup, MBG Harus Dievaluasi Total

KPAI: Copot Kepala BGN Tak Cukup, MBG Harus Dievaluasi Total

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:04 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG

Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:46 WIB

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25 WIB

Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan

Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:04 WIB