Rio Haryanto Gagal Finish di GP2 Monaco

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2015 | 20:58 WIB
Rio Haryanto Gagal Finish di GP2 Monaco
Rio Haryanto saat menjuarai Sprint Race di GP2 Bahrain, 19 April 2015 lalu. [GP2.com]

Suara.com - Pebalap nasional Rio Haryanto gagal mendapatkan tambahan poin saat tampil pada seri ketiga lomba balap mobil GP2 Series di Sirkuit Monte Carlo, Monako, yang berakhir Sabtu (23/5) waktu setempat.

Cep Goldia, Media Relations Rio dalam surat elektroniknya yang diterima di Antara, Minggu (24/5/2015), menyebutkan, pada race kedua atau Sabtu (23/5/2015) Rio Haryanto gagal menyentuh garis finis karena terlibat kecelakaan dengan pebalap lainnya.

Sebelumnya pada feature race Jumat (22/5/2015), Rio yang tergabung dalam tim Campos Racing hanya menempati posisi ke-16. Dengan hasil ini maka Rio yang mendapat dukungan dari Pertamina melorot posisinya pada klasemen sementara dari dua menjadi tiga dengan total nilai 49.

Posisi pertama tetap ditempati pebalap tim ART Grand Prix Stoffel Vandoorne dengan total nilai 114 sedangkan kedua ditempati pebalap asal Amerika Serikat dari tim Racing Engineering, Alexander Rossi dengan total nilai 70.

Insiden tabrakan sudah tidak asing lagi di sirkuit jalan raya Monte Carlo yang sempit ini. Tak lama setelah start, Johnny Cecotto dan Zoel Amberg bertabrakan selepas tikungan pertama. Rio yang tergabung dalam tim Campos Racing dengan dukungan Pertamina pun tidak berkesempatan menghindari kecelakaan pada lap pembuka.

Sebenarnya sejak awal Rio telah berhati-hati mengemudikan mobilnya dan memberi banyak ruang di sisi dalam menuju Hairpin Grand Hotel. Namun, Nato yang berada dua posisi di belakang Rio justru menggiring pembalap asal Solo, Jateng, tersebut ke mobil Rene Binder di sisi luar.

Rio kemudian terjepit di antara dua kompetitor. Hampir mustahil melewati tikungan paling lambat di kalender GP2 tersebut dengan tiga mobil berdampingan sekaligus. Roda kanan depan Nato dan roda kiri belakang Binder pun merusak sayap depan Rio. Akhirnya, Rio harus terhenti di dinding pembatas ditambah dengan kerusakan roda dan suspensi.

Penalti tambahan waktu 10 detik kemudian diberikan kepada Nato. Hukuman itu nampak tidak setimpal mengingat ia masih mampu mencapai finis sedangkan Rio tidak bisa melanjutkan perlombaan.

Sekadar catatan, Nato juga melakukan manuver serupa di feature race Jumat (22/5/2015) yang memaksa Marco Sorensen tersingkir. Pada feature race di Bahrain (18/4), Nato bahkan menyebabkan kecelakaan beruntun yang mengeliminasi tiga peserta lain, termasuk di antaranya rekan setim Rio asal Prancis, Arthur Pic.

Awan mendung di atas langit terlihat mengancam pada permulaan lomba namun hujan deras tidak kunjung turun. Kecelakaan besar lainnya lalu terjadi di zona pengereman setelah terowongan. Mobil Jordan King sampai harus melayang ke udara setelah terlibat insiden dengan Pierre Gasly.

Akhirnya, Richie Stanaway dari Selandia Baru menjadi pemenang sprint race. Sementara itu rekan satu tim Rio Haryanto, Arthur Pic berhasil finis di urutan enam dan kembali menjadi indikator bahwa mobil-mobil Campos Racing mampu bersaing kompetitif. Pentas GP2 dijadwalkan akan kembali digelar di Spielberg, Austria (19-21 Juni).

"Saya mohon maaf karena tidak mendapatkan poin pada balapan di Monako. Pada babak kualifikasi, saya tidak mendapatkan waktu terbaik karena tertahan 'yellow flag'," kata Rio Haryanto.

Menurut dia, balapan di Monte Carlo yang sempit kuncinya ada di posisi start dan strategi yang tepat. Konsentrasi penuh juga diperlukan untuk mencapai finis karena kemungkinan menyalip sangat tipis.

"Mohon doanya untuk keberhasilan di ronde berikutnya. Saya harus tetap menjaga semangat demi Merah Putih," tutup Rio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diwarnai Insiden, Rio Haryanto Raih Posisi 16 di GP2 Monaco

Diwarnai Insiden, Rio Haryanto Raih Posisi 16 di GP2 Monaco

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 21:50 WIB

Ini Target Rio Haryanto di GP2 Monaco

Ini Target Rio Haryanto di GP2 Monaco

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 14:07 WIB

Raih 12 Poin, Rio Haryanto Sementara Duduki Posisi Dua

Raih 12 Poin, Rio Haryanto Sementara Duduki Posisi Dua

News | Minggu, 10 Mei 2015 | 08:05 WIB

Rio Haryanto Start di Posisi 8 di Catalunya

Rio Haryanto Start di Posisi 8 di Catalunya

News | Sabtu, 09 Mei 2015 | 06:21 WIB

Rio Haryanto Siap Adu Cepat di GP2 Barcelona

Rio Haryanto Siap Adu Cepat di GP2 Barcelona

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 16:10 WIB

Rio Haryanto Fokus ke Barcelona

Rio Haryanto Fokus ke Barcelona

News | Rabu, 22 April 2015 | 08:20 WIB

Rio Haryanto Juara GP2 Bahrain

Rio Haryanto Juara GP2 Bahrain

Foto | Senin, 20 April 2015 | 18:11 WIB

Rio Haryanto Rebut Podium Kedua di GP2 Bahrain

Rio Haryanto Rebut Podium Kedua di GP2 Bahrain

News | Sabtu, 18 April 2015 | 22:32 WIB

Jelang GP2 2015

Jelang GP2 2015

Foto | Selasa, 24 Maret 2015 | 19:04 WIB

Gabung Bekas Tim Fernando Alonso, Rio Haryanto Percaya Diri

Gabung Bekas Tim Fernando Alonso, Rio Haryanto Percaya Diri

News | Selasa, 24 Maret 2015 | 15:34 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB