Anggota PDIP Jalaluddin Rakhmat Juga Dilaporkan Kasus Ijazah

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2015 | 15:41 WIB
Anggota PDIP Jalaluddin Rakhmat Juga Dilaporkan Kasus Ijazah
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Surahman Hidayat mengungkapkan anggota DPR yang dilaporkan dalam dugaan kasus gelar bukan hanya anggota Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra, anggota Fraksi PDI Perjuangan  Jalaluddin Rakhmat (Kang Jalal) juga pernah diadukan.

"Dari sekretariat ada laporan itu, baru dua. Yang satu Kang Jalal itu sudah diproses, yang satu baru akan dibahas, dikaji dulu oleh tenaga ahli, nanti hasil kajian ahli dibawa ke rapat MKD dan itu besok, (kasus Frans). Rapat akan memposisikan apakah kajian ini layak ditindaklanjuti di proses atau tidak," kata Surahman di DPR, Rabu (27/5/2015).

Surahman mengatakan Jalal dilaporkan dalam kasus ijazah. Ijazah Jalal asli, namun belum dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Surahman mengatakan proses legalisasi ijazah memang lama karena menyangkut masalah administrasi.

"Itu Kang Jalal soal keaslian ijazah, itu sebenarnya sudah diproses," katanya.

Untuk kasus Frans, Surahman mengatakan akan dibahas mahkamah besok. Dari pembahasan itu, akan diperoleh kesimpulan apakah kasus tetap ditindaklanjuti atau tidak.

"Kalau ini perlu kajian dulu. Apa, sih konten pengaduanya, hasil ini dilaporkan ke rapat. Di rapat internal dijelaskan, nanti monggo diapakan. Nanti rapat internal MKD yang menentukan posisi kasus ini, perlu ditindaklanjuti atau tidak," katanya.

Frans sudah menyampaikan bantahan atas kasusnya.

"Ini jawaban saya, terkait tuduhan gelar doktor palsu. Pemalsuan menurut hukum, ada dua bentuk. Pertama, pemalsuan secara formil, artinya tata cara mendapatkan gelar doktor tidak memenuhi syarat. Pada faktanya saya sekarang menempuh pendidikan doktor di Universitas Satyagama, yang tinggal tiga tahapan lagi (selesai). Artinya pemalsuan secara formil tidak terpenuhi. Karena saya sedang menempuh pendidikan doktor di universitas bersangkutan," kata Frans.

"Kedua, terkait penipuan secara materiil. Saya tidak pernah membuat ijazah atau memalsukan ijazah dari lembaga pendidikan yang resmi. Saya tidak pernah menggunakan gelar doktor tersebut dalam kepentingan ketatanegaraan atau kepentingan formal institusi DPR. Lembaga dimana saya menempuh pendidikan doktor adalah salah satu universitas yang mendapatkan akreditasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan Ristek. Intinya? Saya tidak pernah merugikan pihak manapun. Dan itu merupakan inisiatif staf saya. Karena mereka yang buat kartu nama tersebut," Frans menambahkan.

Frans merasa terganggu dengan tuduhan stafnya.

"Ini mengusik nurani intelektual saya. Saya mengetahui secara betul, mendapat gelar doktor itu susah. Dan saya memahami kode etik civitas akademi. Tidak boleh sembarangan gelar akademik tanpa melalui prosedur dan jalur pendidikan formal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Dilaporkan Staf Cantik, Ruhut: Hati-hati dengan Staf

Anggota DPR Dilaporkan Staf Cantik, Ruhut: Hati-hati dengan Staf

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 14:34 WIB

Besok, Mahkamah Ungkap Kasus Staf Cantik Laporkan Anggota DPR

Besok, Mahkamah Ungkap Kasus Staf Cantik Laporkan Anggota DPR

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 13:12 WIB

Dilaporkan Staf Cantik, Anggota DPR Bantah Pakai Doktor Palsu

Dilaporkan Staf Cantik, Anggota DPR Bantah Pakai Doktor Palsu

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 12:56 WIB

Fraksi Hanura Biarkan DPR Proses Laporan Doktor Palsu Anggotanya

Fraksi Hanura Biarkan DPR Proses Laporan Doktor Palsu Anggotanya

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 12:39 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB