PKS Dukung Dalang Video Seks Anak Dihukum Berat

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2015 | 13:29 WIB
PKS Dukung Dalang Video Seks Anak Dihukum Berat
Ketua Fraksi PKS di DPR, Hidayat Nur Wahid [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Beredarnya video seks anak-anak yang beredar dalam beberapa hari terakhir, kata anggota Komisi VIII dari Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, menunjukkan bahwa Indonesia sudah memasuki situasi darurat pornografi.

"Darurat pornografi itu terbukti lagi," kata Hidayat di DPR, Kamis (28/5/2015).

Hidayat meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, bekerjasama menyelesaikan masalah tersebut.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana betul-betul efektif gerakan seluruh stakeholder yang berwenang itu," katanya.

Fraksi PKS mendukung kasus video seks anak-anak diusut tuntas.

"Saya setuju dalangnya dihukum sangat berat," kata dia.

Hidayat mengingatkan tempat bermain anak zaman rentan dengan pornografi, contohnya tempat penyewaan game konsol, seperti playstation.

"Sesungguhnya salah satu yang bisa membuat marak pornografi anak-anak di daerah itu adalah penyewaan playstation yang marak dan hampir tidak ada aturannya. Dan itu biasanya di tempat yang tertutup. Jadi harusnya tiap kabupaten dibuat aturan perda-perda yang mengatur tentang penyewaan playstation ini yang tempatnya terbuka, yang tidak memungkinkan anak-anak di dalamnya, dan terjadilah kejahatan-kejahatan seperti itu," kata dia.

Hidayat mengatakan prostitusi dan perdagangan perempuan seperti fenomena puncak gunung es.

"Pornografi anak-anak itu adalah salah satu penampilan dari terjadinya krisis darurat pornografi di Indonesia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Video Seks Anak, Polri Bentuk Tim Khusus

Marak Video Seks Anak, Polri Bentuk Tim Khusus

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:26 WIB

Video Seks Anak Beredar, Ahok Minta Polisi dan KPAI Cepat Tangani

Video Seks Anak Beredar, Ahok Minta Polisi dan KPAI Cepat Tangani

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 10:19 WIB

Prostitusi Online, Yohana Siapkan Aturan Anak Dilarang Punya HP

Prostitusi Online, Yohana Siapkan Aturan Anak Dilarang Punya HP

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 15:10 WIB

Kemkominfo Kaget Video Seks Anak Masih Bisa Dibuka di Internet

Kemkominfo Kaget Video Seks Anak Masih Bisa Dibuka di Internet

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 15:01 WIB

Cyber Crime Polda Metro Lacak Lokasi Pembuatan Video Seks Anak

Cyber Crime Polda Metro Lacak Lokasi Pembuatan Video Seks Anak

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 14:44 WIB

Terkini

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB