Marak Ijazah Palsu, Ini Cara Cek Universitas 'Abal-abal'

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 30 Mei 2015 | 09:31 WIB
Marak Ijazah Palsu, Ini Cara Cek Universitas 'Abal-abal'
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi meminta masyarakat mewaspadai ijazah palsu yang beredar di masyarakat. Untuk terhindar dari ijazah palsu, calon mahasiswa diminta tidak kuliah di kampus palsu.

Lalu bagaimana cara membuktikan sebuah universitas tidak abal-abal? Menristek-dikti Muhammad Nasir mengatakan universitas yang benar dipastikan terdaftar di catatan negara.

Catatan itu terdapat di gudang data Kemenristek-dikti di pangkalan data. Di sana bisa ditelusuri universitas, sampai nama dosen resmi.

"Lihat di pangkalan data. Umpanya universitas apa? Program studi apa? Status apa? Kalau statusnya non-aktif itu tandanya masalah itu. jangan masuk ke sana kalau gitu," jelas Nasir saat berbincang dengan suara.com di Kantornya di Jakarta, Jumat (29/5/2015) siang.

Pangkalan data itu bisa diakses dengan membuka website https://forlap.dikti.go.id/. Lalu memilih penulusuran database. Website ini bisa diakses secara luas. Bahkan bisa cek nomor ijazah yang dicurigai palsu.

"Semua publik bisa mengakses. Pilih universitas yang aktif dan sehat. Bisa cek nomor ijazah juga," jelas dia.

Nasir menambahkan pihaknya akan terus memburu universitas yang menerbitkan ijazah palsu. Dia akan melakukan sidak.

"Contoh dia dapat ijazah dari universitas apa? Jurusan apa? Kita cari. Okay kamu lulus. tapi bagaimana perkuliahan. Pastikan dosen kasih nilai. Siapa yang ajar? Bagaimana absensi kuliahnya? Nanti ini akan saya lacak sampai akar. Sampai ditemukan dosennya. Kalau dia tidak pernah kuliah, ujian, dapat nilai, ini sama dengan transaksi jual beli. Melegalkan proses pembelajaran yang tidak benar. Kalau lihat pidananya ini penipuan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Minta Informasi Staf Cantik, DPR Panggil Frans Agung

Setelah Minta Informasi Staf Cantik, DPR Panggil Frans Agung

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 17:17 WIB

Diancam Bisa Masuk Penjara, Staf Cantik Anggota DPR Tak Takut

Diancam Bisa Masuk Penjara, Staf Cantik Anggota DPR Tak Takut

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 16:42 WIB

Polisi Kantongi Tersangka Pembuatan Ijazah Palsu

Polisi Kantongi Tersangka Pembuatan Ijazah Palsu

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 15:51 WIB

Staf Cantik akan Tunjukkan Bukti-bukti Doktor Palsu Anggota DPR

Staf Cantik akan Tunjukkan Bukti-bukti Doktor Palsu Anggota DPR

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 14:00 WIB

Pimpinan DPR Tak Bisa Intervensi Putusan Kasus Doktor Palsu

Pimpinan DPR Tak Bisa Intervensi Putusan Kasus Doktor Palsu

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 13:09 WIB

Staf Cantik Anggota DPR akan Minta Perlindungan Komnas Perempuan

Staf Cantik Anggota DPR akan Minta Perlindungan Komnas Perempuan

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:54 WIB

Terkini

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB