Gerindra Tak Ingin Cetak "Ahok-Ahok Baru" di Indonesia

Liberty Jemadu

Minggu, 31 Mei 2015 | 05:17 WIB
Gerindra Tak Ingin Cetak "Ahok-Ahok Baru" di Indonesia
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Nusantara Polo Club, Bogor, Jabar, Sabtu (20/9) [Antara/Jafkhairi]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya H Ahmad Muzani menyatakan, partai politik berlambang kepala burung garuda tersebut tak mau mencetak "Ahok-Ahok" baru.

Pernyataan itu disampaikan Muzani sebelum kembali ke Jakarta, Sabtu (30/5/2015), usai menghadiri Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin.

Namun Sekjen DPP Gerindra itu enggan menjelaskan apa yang dia maksud dengan tak mau mencetak Ahok baru. Ia hanya mempersilakan wartawan mengikuti pemberitaan media massa untuk mengetahui siapa itu Ahok sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI hingga kini sebagai orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) di Ibu Kota Negara tersebut.

Seperti yang diketahui, Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama pada 2012 terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, mendampingi Joko Widodo, dalam pemilihan kepala daerah Ibu Kota pada 2012. Ketika itu dia didukung oleh Partai Gerindra. Setelah Joko terpilih sebagai presiden pada 2014 lalu, Ahok kini menjabat sebagai gubernur.

Tetapi pada September 2014, Ahok memutuskan mundur dari Partai Gerindra. Alasannya, jelas Ahok ketika itu, karena Gerindra menyetujui rencana pemilihan kepala daerah oleh dewan perwakilan rakyat daerah, dan bukan secara langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum.

Adapun dalam Rapimda di Banjarmasin Muzani mengingatkan kader-kader Gerindra, baik sebagai wakil rakyat maupun selaku pejabat pemerintahan, secara intensif berkomunikasi dengan rakyat dan partai politik yang mengusungnya.

Karena, menurut dia, keberhasilan kader Gerindra di pentas politik bukan semata-mata atas perjuangan diri sendiri, tapi tak bisa terlepas dari peran partai dan dukungan rakyat.

"Memang seseorang wakil rakyat dan pejabat negara merasa keberhasilannya itu atas perjuangan diri sendiri, mengenyampingkan pendukung lain, maka tak mustahil yang bersangkutan akan ingkar janji dan tidak peduli terhadap parpol pengusung," ujar Muzani. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Didekati Nasdem, Fadli Zon: Dia Memang Kutu Loncat

Ahok Didekati Nasdem, Fadli Zon: Dia Memang Kutu Loncat

News | Sabtu, 30 Mei 2015 | 15:10 WIB

Ahok Sambut Baik Langkah Bareskrim Bongkar Korupsi di DKI

Ahok Sambut Baik Langkah Bareskrim Bongkar Korupsi di DKI

News | Jum'at, 29 Mei 2015 | 18:16 WIB

Partai Gerindra Siap Usung Risma di Pilkada Surabaya

Partai Gerindra Siap Usung Risma di Pilkada Surabaya

News | Rabu, 08 April 2015 | 18:19 WIB

Fadli Zon: Yang Ingin KMP Bubar, Pendapat Pribadi

Fadli Zon: Yang Ingin KMP Bubar, Pendapat Pribadi

News | Jum'at, 12 Desember 2014 | 13:11 WIB

Masa Keemasan Gerindra Hanya Berhenti di Pemilu 2014

Masa Keemasan Gerindra Hanya Berhenti di Pemilu 2014

News | Sabtu, 20 September 2014 | 18:30 WIB

Terkini

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

×