Ini Kriteria Gerindra untuk Pengganti Jenderal Moeldoko

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 01 Juni 2015 | 15:19 WIB
Ini Kriteria Gerindra untuk Pengganti Jenderal Moeldoko
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (Antara)

Suara.com - Partai Gerindra berharap Panglima TNI di masa yang akan datang memiliki kemampuan menjawab tantangan zaman, seperti potensi konflik di tingkat regional.

"Saya melihat potensi konflik yang ada di tingkat regional semakin tumbuh dan diharapkan Panglima TNI nanti bisa menjawab tantangan tersebut," kata Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon di DPR, Senin (1/6/2015). Hal itu dikatakan Fadli untuk menanggapi pemilihan calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko yang akan pensiun awal Agustus 2015.

Fadli menambahkan saat ini wilayah kemaritiman juga harus mendapatkan perhatian Panglima TNI. Sebab, wilayah laut merupakan wilayah paling rentan diintervensi negara lain.

"Bidang Kemaritiman harus kuat dan perlu karena wilayah laut Indonesia paling rentan pengamanannya untuk diintervensi dari luar," kata Fadli.

Fadli tidak mempermasalahkan asal matra (angkatan) untuk pengganti Moeldoko. Moeldoko berasal dari Angkatan Darat. Sebab, katanya, UU tentang TNI tidak menyebutkan secara khusus terkait matra Panglima TNI.

Menurut Fadli, TNI memiliki tradisi untuk mengangkat Panglima baru, yakni giliran. Tradisi ini dibuat pada zaman Susilo Bambang Yudhoyono ketika masih menjadi Presiden RI.

"Presiden Jokowi bisa membuat tradisi baru, apakah langsung ditunjuk sesuai kebutuhan atau melalui pergiliran dari asal matra," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Gerindra Ahmad Muzani menambahkan sampai hari ini belum ada nama calon Panglima TNI yang masuk ke Komisi I.

"Kita di Komisi I menunggu proses internal di Istana. Itu hak prerogatif Presiden," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra.

Muzani menambahkan siapapun yang menjadi Panglima harus mampu membangun TNI yang lebih kuat dengan cara memodernisasi alutsista, kemudian meningkatkan frekuensi latihan prajurit. Dan yang lebih penting lagi, kata Muzani, Panglima TNI harus bisa meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarga.

"Jadi, Komisi I hanya memberikan persetujuan sesuai dengan UU TNI, dan itu akan kita fit and proper test nanti," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sikap Panglima TNI Soal Pengungsi Rohingya Dikecam

Sikap Panglima TNI Soal Pengungsi Rohingya Dikecam

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 14:00 WIB

Panglima TNI: Mahasiswa Silahkan Berdemo, Asal Tertib

Panglima TNI: Mahasiswa Silahkan Berdemo, Asal Tertib

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 03:17 WIB

Panglima TNI: Calon Taruni Akademi TNI Wajib Tes Keperawanan

Panglima TNI: Calon Taruni Akademi TNI Wajib Tes Keperawanan

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 00:15 WIB

Marak Penyelundupan Narkoba, Panglima TNI Protes ke Malaysia

Marak Penyelundupan Narkoba, Panglima TNI Protes ke Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 20:39 WIB

Terkini

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×