Greenpeace Desak Indonesia Transparan Soal Moratorium Hutan

Laban Laisila

Jum'at, 05 Juni 2015 | 04:00 WIB
Greenpeace Desak Indonesia Transparan Soal Moratorium Hutan
Kebakaran Hutan di Riau. [Antara]

Suara.com - Organisasi lingkungan Greenpeace mendesak agar Pemerintah Indonesia transparan mengenai data dan informasi moratorium pemberian izin baru untuk hutan primer dan lahan gambut agar masyarakat dan lembaga non-pemerintah dapat mengawasi jalannya moratorium.

"Saya lihat ada permasalahan transparansi data dan informasi dalam moratorium sehingga organisasi masyarakat sipil yang memantau menjadi lebih lambat," ujar Juru Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara-Indonesia Yuyun Indradi dalam diskusi di Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Dia mengatakan kurangnya transparasi dari pemerintah juga menyebabkan belum maksimalnya kondisi perbaikan tata kelola hutan yang dimandatkan moratorium.

Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB), ujar dia, merupakan salah satu contoh data dan informasi yang terkesan ditutupi dan belum dapat diakses oleh publik.

Untuk mendapatkan data tersebut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ia mengaku telah mengajukan permintaan ke Komisi Informasi Pusat dan kini sedang diproses.

Dalam kesempatan yang sama, Aktivis Forest Watch Indonesia Mohammad Kosar dalam mengatakan pemerintah sebaiknya lebih transparan agar publik tahu bagian mana moratorium yang dikorbankan untuk kepentingan bisnis.

Menurut dia, statistik saja tidak cukup memberikan informasi tetang keberhasilan penundaan pemberian izin baru, untuk itu FWI menuntut lebih dari sekedar angka.

"Informasi tentang letak dan sebarannya dari angka-angka tambah-kurang itu jauh lebih bisa bercerita tentang performa kebijakan PIPPIB," kata Kosar.

Untuk itu, menurut dia KLHK perlu segera memastikan keterlibatan masyarakat sipil dengan lebih sistematis dalam agenda penguatan moratorium seperti yang disampaikan Menteri KLHK Siti Nurbaya pada 13 Mei 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LPSK: Perusakan Hutan Termasuk Kejahatan Luar Biasa

LPSK: Perusakan Hutan Termasuk Kejahatan Luar Biasa

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 20:41 WIB

Tersesat di Hutan, Perempuan Ini Minum ASI untuk Bertahan Hidup

Tersesat di Hutan, Perempuan Ini Minum ASI untuk Bertahan Hidup

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 06:40 WIB

Alih Fungsi Hutan

Alih Fungsi Hutan

Foto | Jum'at, 08 Mei 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×