Cegah Kasus Angeline, Pemerintah Jangan Pakai 'Manajemen Damkar'

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Jum'at, 12 Juni 2015 | 17:45 WIB
Cegah Kasus Angeline, Pemerintah Jangan Pakai 'Manajemen Damkar'
Suasana olah TKP kasus dibunuhnya Angeline (8) di Sanur, Bali. [Antara]

Suara.com - Peristiwa keji yang mengorbankan Angeline (8) menorehkan perasaan yang pedih di hati setiap orang. Oleh karena itu, agar hal yang sama tidak terjadi lagi, legislator di Komisi X DPR RI meminta pemerintah menggunakan pola yang tepat dalam mencegah kejadian amoral seperti ini terjadi lagi. Anggota dewan pun meminta pemerintah agar tidak menggunakan "manajemen pemadam kebakaran (damkar)" dalam menegakkan perlindungan terhadap anak.

"Pemerintah semestinya mengubah manajemen perlindungan anak dengan tidak lagi menggunakan 'manajemen pemadam kebakaran', yakni bergerak bila ada kejadian. Upaya preventif semestinya jauh lebih diutamakan," ungkap anggota Komisi X dari Fraksi PPP, Reni Marlinawati, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/6/2015).

Reni menilai bahwa masih banyak aspek untuk ditingkatkan dalam rangka mencegah terjadinya berbagai macam kekerasan terhadap anak. Namun, dia juga berharap agar anak-anak dapat dijauhkan dari tontonan media elektronik yang tidak mencerminkan nilai pendidikan bagi mereka.

"Banyak aspek yang perlu kita perbaiki bersama-sama, karena faktanya, praktik kekerasan terhadap anak telah akrab bersama-sama kita. Seperti tontonan televisi yang jauh dari nilai edukasi dengan menampilkan kekerasan verbal maupun non-verbal. Peristiwa ini semestinya menjadi momentum kita bersama untuk melakukan revolusi mental di aspek perlindungan anak," kata Reni.

Reni pun berharap kejadian yang terjadi di wilayah Bali ini dapat menjadi pelajaran bagi pemerintah dan semua pihak ke depannya. Sebab, dia yakin apa yang sudah terjadi adalah bukti kegagalan semua insan Indonesia untuk menjalankan amanat konstitusi dalam melindungi warganya.

"Kami sungguh terpukul dan sedih atas peristiwa yang menimpa ananda Angeline. Peristiwa ini telah meruntuhkan moral kita sebagai bangsa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuh Angeline Digaji Rp1 Juta Oleh Ibu Angkat

Pembunuh Angeline Digaji Rp1 Juta Oleh Ibu Angkat

News | Jum'at, 12 Juni 2015 | 16:50 WIB

Disebut Ilegal, DPR Desak Polisi Usut Proses Adopsi Angeline

Disebut Ilegal, DPR Desak Polisi Usut Proses Adopsi Angeline

News | Jum'at, 12 Juni 2015 | 15:09 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×