Pantau Jakarta, Ahok dan JK Sepakat Bangun Rusun Sebanyak Mungkin

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 18 Juni 2015 | 11:02 WIB
Pantau Jakarta, Ahok dan JK Sepakat Bangun Rusun Sebanyak Mungkin
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat meresmikan RPTRA Bahari di Jalan Bahari Ra, Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ditemani dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pagi tadi, Kamis (18/6/2015) melakukan peninjauan ke wilayah Tanjung Priok dan Kemayoran sampai ke Marunda melalui jalur udara.

Basuki atau yang kerab disapa Ahok menerangkan, peninjauan tersebut untuk mengecek tanah yang di duduki pemukiman kumuh yang nantinya akan digusur dan warganya di pindahkan ke rumah susun (Rusun).

"Kita sepakat dengan Pak JK ingin bangun sebanyak mungkin rusun supaya daerah-daerah yang diduduki oleh kawasan kumuh itu bisa kita pindahkan ke tempat tinggal yang lebih bagus," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

"Kita kalau normalisasi sungai, dapat beresin sungai, dapat rasio jalan. Sekaligus kita bisa ngurangin penyakit TBC dan macem-macem dari masyarakat yang tinggal di daerah kumuh. Buat anak-anak juga ga sehat," Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menerangkan, nantinya pemerintah DKI akan berkerjasama dengan pemerintah pusat untuk membangun rusun, nantinya tanah yang dimiliki oleh Sekretariat Negara (Setneg) yang berada di Kemayoran akan dijadikan hunian untuk warga yang nantinya terkena gusur.

"Nah kita modalnya mau ambil tanah lagi yang milik Setneg di Kemayoran. Nah disitu juga banyak sekali tanah-tanah perumnas yang didudukin. Setelah itu yg dudukin tanah perumnas harus kita pindahkan ke tempat ini, bangun lagi," jelas Ahok.

Dalam peninjauan melalui udara, selain Wapres JK dan Ahok juga turut hadir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"(Pemerintah pusat) kasih lahan, kita yang akan bangun. PU juga yang dia pake dana dia untuk bangun. Bisa diberikan, dipinjamkan, kita mah ga masalah lah soal aset. Yang penting fungsi," jelas Ahok.

Untuk pembangunan rusun, Ahok dan Wapres JK berharap dapat membangun sebanyak mungkin. Pasalnya Ahok ingin mewujudkan "Jakarta Baru" dan terbebas dari pemukiman kumuh.

"Sebanyak mungkin. Maunya Pak Wapres malahan kalau bisa dapet 100 hektar, nanti kita bisa bangun misalnya 500 tower gitu lho," tegas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemprov DKI Izinkan Panti Pijat dan Karaoke Buka di Bulan Ramadan

Pemprov DKI Izinkan Panti Pijat dan Karaoke Buka di Bulan Ramadan

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 19:31 WIB

Ahok Pesimistis ERP Bisa Diterapkan Tahun Ini

Ahok Pesimistis ERP Bisa Diterapkan Tahun Ini

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 14:06 WIB

Ahok Wacanakan Markas Kopassus Jadi Tempat Wisata

Ahok Wacanakan Markas Kopassus Jadi Tempat Wisata

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 12:20 WIB

Awalnya Malu-malu Latihan Menembak, Ahok Akhirnya Ketagihan

Awalnya Malu-malu Latihan Menembak, Ahok Akhirnya Ketagihan

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 10:47 WIB

Terkini

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB