Diserang PKL Monas, Ini Alasan Satpol PP Belum Lapor Polisi

Laban Laisila, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 Juni 2015 | 17:25 WIB
Diserang PKL Monas, Ini Alasan Satpol PP Belum Lapor Polisi
Razia PKL dan pengemis di kawasan Monas, Minggu (23/2), (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Satpol PP hingga kini belum juga melaporan kasus bentrokan dengan PKL di kawasan Monas, Jakarta Pusat kendati sudah diperintahkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Pusat Yadi Rusmayadi mengatakan, pihaknya masih menunggu sampai salah satu anggota Satpol PP yang terluka akibat bentrokan itu hingga pulih.

"Anaknya masih istirahat, kami menunggu dia (anggota yang terluka) sehat dahulu," kata Yadi saat dihubungi wartawan, Jumat (19/6/2015).

Dia beralasan, jika ingin menempuh jalur hukum harus dilaporkan secara perorangan bukan lewat institusi.

"Tidak boleh kita sebagai institusi, jadi harus orangnya langsung (yang melaporkan), ya nunggu anaknya sehat," tegas Yadi.

Sebelumnya, pada Kamis kemarin (18/6/2015), terjadi bentrokan antara petugas Satpol PP dengan PKL saat penertiban di kawasan tersebut.

Mendengar ada anak buahnya terluka, Ahok lantas memerintahkan agar Satpol PP melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Harus lapor mereka ke Polisi, enak saja kita yang diserang tidak melanggar HAM, dia (PKL) yang kena atau terluka bilangnya melanggar HAM. Tuntut lah ke Kepolisian," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Belum Tahu Kelanjutan Bentrok Satpol PP Vs PKL Monas

Ahok Belum Tahu Kelanjutan Bentrok Satpol PP Vs PKL Monas

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 13:13 WIB

Satpol PP Dilawan PKL Monas, Ahok Minta Dilaporkan Polisi

Satpol PP Dilawan PKL Monas, Ahok Minta Dilaporkan Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2015 | 16:58 WIB

PKL Monas Lebih Galak, Ahok: Orang Kita Malah Dipukuli

PKL Monas Lebih Galak, Ahok: Orang Kita Malah Dipukuli

News | Senin, 08 Juni 2015 | 15:27 WIB

Ahok: Pak Syarief Anggota Terhormat Enggak Mengerti Perda

Ahok: Pak Syarief Anggota Terhormat Enggak Mengerti Perda

News | Jum'at, 29 Mei 2015 | 13:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×