Pengacara Ibu Angkat Angeline Sebut Polda Bali Langgar HAM

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 20 Juni 2015 | 07:17 WIB
Pengacara Ibu Angkat Angeline Sebut Polda Bali Langgar HAM
Salah satu pengacara Margaret, Dion Pongkor, di Polda Bali, Jumat (19/6/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Keinginan Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe menemui ibunya, Margriet Christina Megawe (Margaret), yang kini ditahan di Polda Bali dalam kasus penelantaran anak angkat, Angeline (8), tak bisa dipenuhi polisi.

Menanggapi hal itu, salah satu pengacara Margaret, Dion Pongkor, menyebut Polda Bali melanggar hak asasi manusia.

"Jelas ini ada pelanggaran HAM terhadap klien kami. Kenapa anak-anaknya tidak diizinkan bertemu dengan ibunya,"kata Dion di Polda Bali, Denpasar, Jumat (19/6/2015).

Dion kemudian mengungkit sikap keluarga Margaret yang menurutnya selama ini sudah kooperatif dengan penyidik.

"Kami sudah berusaha kooperarif, agar perkara ini terungkap. Dengan harapan kami juga bisa bertemu dengan klien kami, dan kedua anaknya ini bisa bertemu untuk memeluk ibunya dengan jam yang sudah diatur," katanya.

Dion mengatakan sebelum datang ke Polda Bali, pihaknya sudah meminta izin Direktur Reserse Umum Polda Bali Komisaris Besar Bambang Yogiswara.

"Alasannya ditolaknya ini, karena direktur sedang rapat. Mereka ini mau bertemu dengan ibunya bukan bertemu dengan Direskrimum. Itu alasan yang tidak tepat, maka dari itu kami nilai ini jelas melanggar hak asasi manusia," kata Dion.

Dion mengatakan meskipun Margaret menjadi tersangka, dia masih berhak dikunjungi keluarga.

Margaret mulai menjadi tersangka dan ditahan sejak Minggu (14/6/2015) dini hari. Dia ditangkap polisi di salah satu villa yang ada di Canggu, Kuta, Badung, Bali.

Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung, Hamidah dan Rosidik.

Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuhan Angeline, Margaret yang di Sel Ditemui Anak Kandung

Pembunuhan Angeline, Margaret yang di Sel Ditemui Anak Kandung

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 17:36 WIB

Penyidik Kembali Temukan Banyak Bercak Darah di Rumah Angeline

Penyidik Kembali Temukan Banyak Bercak Darah di Rumah Angeline

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 17:15 WIB

Saksi Pembunuhan Angeline, 25 Pertanyaan untuk Anak Margaret

Saksi Pembunuhan Angeline, 25 Pertanyaan untuk Anak Margaret

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 16:34 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB