Dijual ke Pengungsi Rohingya, Remaja Putri Ini Alami Nasib Buruk

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 22 Juni 2015 | 12:58 WIB
Dijual ke Pengungsi Rohingya, Remaja Putri Ini Alami Nasib Buruk
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja putri 18 tahun asal Myanmar mengaku jadi korban perdagangan manusia dan dinikahkan dengan seorang pengungsi Rohingya di Malaysia. Alih-alih hidup bahagia, si remaja putri malah jadi korban kekerasan seksual lelaki lain yang tinggal serumah dengan dirinya dan suaminya.

Kisah ini terungkap lewat pengakuan seorang pekerja sosial Malaysia bernama Pakcik Sam. Pakcik Sam mengaku mendengar cerita tersebut langsung dari Rihana, si remaja putri.

Kepada Pakcik Sam, Rihana mengaku dijual tiga bulan yang lalu oleh pelaku penyelundupan manusia kepada seorang pengungsi Rohingya yang tinggal di Taman Malim Jaya, Melaka, Malaysia. Ia diselundupkan ke Malaysia pada bulan Februari dan dibawa ke Melaka.

"Beberapa hari kemudian, ia dipaksa menikah dengan seorang lelaki bernama Hilal dan harus ikut tinggal dengannya di daerah Alor Gajah," kata Pakcik Sam.

Hilal, si suami, kemudian membawanya pindah ke daerah Pengkalan Rama. Di Pengkalan Rama, mereka tinggal serumah dengan pasangan suami istri asal Rohingya lainnya.

"Itulah saat ketika masalah Rihana kian memburuk," kata Pakcik Sam.

"Ia (Rihana) mengatakan kepada saya bahwa ia diperkosa oleh lelaki Rohingya yang tinggal serumah dengan dirinya dan suaminya bulan lalu," lanjut Pakcik Sam.

Rihana, imbuh Pakcik Sam, mencoba berteriak minta tolong. Namun, lelaki yang bernama Salem itu memukulnya. Sementara itu, istri Salem diam saja dan berpura-pura tak tahu apa yang terjadi.

"Kemudian, Salem mengulangi perbuatan bejatnya terhadap Rihana kapanpun saat Hilal (suami Rihana) tidak ada di rumah," lanjut Pakcik Sam.

Tidak tahan diperlakukan demikian, Rihana mengadukan perbuatan Salem kepada Hilal. Namun, Hilal malah marah dan memukul kepala Rihana hingga berdarah.

"Dan suaminya menolak membawanya ke rumah sakit," kata Pakcik Sam.

Rihana lalu melarikan diri dari rumah dan meminta pertolongan dari seorang tokoh masyarakat Rohingya. ia lalu melaporkan peristiwa yang menimpanya ke kantor polisi Kandang, hari Selasa pekan lalu.

Menurut Pakcik Sam, Rihana menolak memberitahu bagaimana caranya masuk ke Malaysia. Ia juga mengaku tidak tahu nama lelaki yang menjualnya.

Kepolisian Malaka Tengah membenarkan bahwa Rihana sudah melayangkan laporan kepada pihaknya. Saat ini, polisi masih mendalami kasus ini. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aceh Kembali Tampung Rohingya: Shelter Baru untuk 92 Imigran di Lhokseumawe

Aceh Kembali Tampung Rohingya: Shelter Baru untuk 92 Imigran di Lhokseumawe

Video | Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:05 WIB

Diplomasi Bilateral Penting untuk  Atasi Isu Rohingya

Diplomasi Bilateral Penting untuk Atasi Isu Rohingya

DPR | Selasa, 13 Mei 2025 | 18:30 WIB

Penanganan Pengungsi Rohingya, BKSAP Dorong Solusi Regional

Penanganan Pengungsi Rohingya, BKSAP Dorong Solusi Regional

DPR | Selasa, 06 Mei 2025 | 17:43 WIB

Malaysia Usir Dua Kapal Pengangkut 300 Migran Myanmar

Malaysia Usir Dua Kapal Pengangkut 300 Migran Myanmar

News | Sabtu, 04 Januari 2025 | 22:36 WIB

Bangladesh Kewalahan! 60.000 Rohingya Masuk Diam-Diam di Tengah Konflik Myanmar

Bangladesh Kewalahan! 60.000 Rohingya Masuk Diam-Diam di Tengah Konflik Myanmar

News | Senin, 23 Desember 2024 | 09:40 WIB

Krisis Rohingya Memburuk, 60.000 Pengungsi Baru Banjiri Bangladesh

Krisis Rohingya Memburuk, 60.000 Pengungsi Baru Banjiri Bangladesh

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 22:34 WIB

Nasib Muslim Rohingya Kian Suram, Dibantai Dua Kubu Bersenjata

Nasib Muslim Rohingya Kian Suram, Dibantai Dua Kubu Bersenjata

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 08:21 WIB

ICC Keluarkan Surat Penangkapan Kepala Junta Myanmar, Ini Penyebabnya

ICC Keluarkan Surat Penangkapan Kepala Junta Myanmar, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 27 November 2024 | 19:25 WIB

Drama Laut Andaman: Mengungkap Sindikat Perdagangan Manusia Rohingya di Aceh

Drama Laut Andaman: Mengungkap Sindikat Perdagangan Manusia Rohingya di Aceh

Liks | Rabu, 13 November 2024 | 14:11 WIB

Di Balik Jeruji Truk: Kisah Pilu Pengungsi Rohingya yang Ditolak di Aceh

Di Balik Jeruji Truk: Kisah Pilu Pengungsi Rohingya yang Ditolak di Aceh

Liks | Senin, 11 November 2024 | 17:21 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB