Pemeriksaan DNA Sperma Korban Pembantaian di Tangerang Selesai

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 23 Juni 2015 | 17:27 WIB
Pemeriksaan DNA Sperma Korban Pembantaian di Tangerang Selesai
Ilustrasi: Pisau dan darah. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus pembantaian terhadap anak perempuan berinisial P berusia 13 tahun di rumahnya, Kampung Duku, Sudimara, Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten, belum terungkap. Sperma yang ditemukan di kemaluan korban sudah selesai diperiksa DNA-nya.

"DNA sperma sudah selesai, sekarang kita sedang menunggu DNA darah, tunggu saja. Masih finalisasi tentang hal ini," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Muhammad Iqbal di Polda Metro Jaya, Selasa (23/6/2015).

Hasil pemeriksaan DNA darah yang sekarang belum selesai berasal dari kakak P yang berinisial R (15) dan ibu kandung P.

Polisi masih menyelidiki adanya dugaan bahwa pembunuhan itu dilakukan R.

"Dugaan, tapi kita tidak bisa menduga sebelum ada bukti. Bukan bukti pengakuan, bukan keterangan saksi tapi yang mengunci itu adalah scientific investigation ilmiah. Nanti kalau DNA identik, kita dalami dugaannya," katanya.

Iqbal memastikan hasil pemeriksaan DNA bisa membantu menentukan siapa pembunuh P.

"Kita tinggal tunggu DNA darah, kalau identik dugaan itu mengerucut. Penyidik punya keyakinan bahwa kita akan publish siapa sebenarnya dugaan tersangka selama ini, keyakinan menunggu DNA," katanya.

Sebelumnya Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak mengatakan temuan sperma tersebut berasal dari hasil pemeriksaan visum terhadap jasad anak perempuan tersebut.

"Hasil visum ditemukan ada sperma kering di dekat kemaluan korban," kata Musyafak kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (12/6/2015)

Dikatakan Musyafak, hasil sementara pengecekan di laboratorium menunjukkan sperma memiliki golongan darah O dengan rhesus positif.

Musyafak menambahkan dalam penyelidikan kasus ini, penyidik sudah mengambil sampel darah dari R dan ibu kandung sebagai pembanding.

"Sampel darahnya sudah kami ambil sejak Rabu kemarin di RS Bhakti Asih tempat Rizki dirawat. Dan hari kamis kemarin (11/6/2015) sampel darah tersebut dibawa ke lab DNA Dokpol Pusdokkes yang ada di Cipinang pada hari Kamis jam 14.30 untuk diperiksakan," katanya.

Sebelumnya Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan P diduga menerima kekerasan seksual sebelum dibunuh.

Kasus tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2015) lalu. Saat kejadian, orangtua korban sedang pergi ke pasar untuk membeli kambing. R sendiri luka parah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Pembantaian Kakak Adik di Tangerang Masih Misteri

Kasus Pembantaian Kakak Adik di Tangerang Masih Misteri

News | Kamis, 18 Juni 2015 | 15:54 WIB

Ini Fakta Baru Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Tangerang

Ini Fakta Baru Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Tangerang

News | Jum'at, 12 Juni 2015 | 19:51 WIB

Sebelum Dibunuh, Gadis di Tangerang Diduga Alami Kekerasan Seks

Sebelum Dibunuh, Gadis di Tangerang Diduga Alami Kekerasan Seks

News | Jum'at, 12 Juni 2015 | 17:47 WIB

Kompolnas: Pembantaian Kakak Adik di Tangerang Kejahatan Amatir

Kompolnas: Pembantaian Kakak Adik di Tangerang Kejahatan Amatir

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 12:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×