Diperiksa Bareskrim Enam Jam, Abraham Samad Akui Ketemu Jokowi

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 24 Juni 2015 | 17:07 WIB
Diperiksa Bareskrim Enam Jam, Abraham Samad Akui Ketemu Jokowi
Ketua KPK nonaktif Abraham Samad diperiksa di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Abraham Samad diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan wewenang, Rabu (24/6/2015). Dia diperiksa sejak pukul 10.30 Wib hingga keluar jam 15.45 Wib.

Usai menjalani pemeriksaan, Samad mengaku mendapat perlakuan yang baik oleh penyidik.

‎"Terima kasih kepada Polri, pemeriksaannya berlangsung sangat manusiawi dan profesional. Saya diberikan waktu salat dan rehat. Saya mengapresiasi teman-teman penyidik," kata Samad.

Samad menyatakan sebetulnya perkara dugaan penyalahgunaan wewenang yang disangkakan Bareskrim sudah ada surat permohonan dari pimpinan KPK agar dihentikan. Meski begitu, sebagai warga negara, ia tetap memenuhi panggilan penyidik dan menghargai proses hukum.

‎"Sebenarnya sudah ada surat dari pimpinan KPK, bahwa kasus saya dihentikan. Tapi saya menghargai Polri, saya memenuhi panggilan. Alhamdulillah keputusan saya tepat, karena setelah dilakukan pemanggilan (pemeriksaan), ternyata semua tidak ada permasalahan," ujarnya.

Terkait informasi Samad pernah bertemu Joko Widodo di Bandara Adisucipto, Jawa Tengah, Abraham mengakuinya. Tapi, kata dia, itu pertemuan terbuka.

"Waktu itu pertemuan terbuka, ada wartawan juga, bukan tertutup. Jadi tidak ada masalah," katanya.

Samad mengatakan pimpinan KPK telah menyatakan ‎bahwa pertemuannya dengan elite PDI Perjuangan dan Jokowi ketika Pilpres 2014 itu hanya pelanggaran etik.

‎"Pimpinan KPK bilang ini ranah etik, ada suratnya. Hanya tiba-tiba polisi memanggil," katanya.

Perkara Samad sudah masuk tahap penyidikan, Bareskrim sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik apartemen The Capital Residence, tempat pertemuan Samad dengan petinggi PDI Perjuangan jelang Pilpres 2014.
Dalam kasus ini, Samad dilaporkan Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia M. Yusuf Sahide, Kamis (22/1/2015), ke Bareskrim.

Laporan berdasarkan pemberitaan di media massa dan opini di Kompasiana berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad."

Dalam artikel menyebutkan Abraham pernah beberapa kali bertemu dengan petinggi partai PDI Perjuangan dan membahas beberapa isu, termasuk tawaran bantuan penanganan kasus politisi Emir Moeis yang tersandung korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejagung Rekomendasikan Lima Nama, Ruki Serahkan ke Pansel KPK

Kejagung Rekomendasikan Lima Nama, Ruki Serahkan ke Pansel KPK

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 14:23 WIB

Meski Ajukan Praperadilan Lagi, KPK Tetap Garap Ilham Arief

Meski Ajukan Praperadilan Lagi, KPK Tetap Garap Ilham Arief

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 11:47 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×