Budi Waseso Tak Mau Menduga-duga Dana Aspirasi Bakal Dikorupsi

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2015 | 20:14 WIB
Budi Waseso Tak Mau Menduga-duga Dana Aspirasi Bakal Dikorupsi
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso menemui Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso belum berani menduga-duga apakah dana aspirasi untuk anggota DPR yang totalnya mencapai Rp11,2 triliun itu nanti dikorupsi anggota dewan. 

"Jangan menduga-duga, karena itu ada tujuannya. Kalau tujuannya positif, tidak apa-apa. Selama ini kan persoalannya karena ada penyimpangan, ada niat yang tidak baik. Kalau dilakukan dengan baik, insya Allah nggak ada masalah," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015).

Menurut dia DPR sebagai lembaga negara esensinya baik. Selama ini yang mengakibatkan citra parlemen itu buruk karena oknum-oknum wakil rakyatnya yang korup.

"Kita jangan bicara lembaga, tapi orang perorang. Karena lembaga itu pasti baik," ujarnya.

Dia berpandangan anggota dewan harus diberi kepercayaan karena mereka adalah wakil rakyat, mewakili aspirasi rakyat.

"Kalau sama orangnya kita harus percaya dong, itu kan wakil rakyat. Tapi kalau bicara oknum (anggota DPR), itu lain soal," katanya.

Seperti diketahui, dalam rapat paripurna yang dihadiri 315 dari 560 anggota DPR dan dipimpin Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, Selasa (24/6/2015), hanya tiga fraksi yang menolak pengesahan peraturan tentang tata cara pengusulan program pembangunan dapil. Ketiga fraksi adalah Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, dan Fraksi PDI Perjuangan.

Usulan program tersebut meliputi penganggaran dana untuk pembangunan dapil atau yang disebut dana aspirasi Rp20 miliar per anggota dewan. Jika dikalikan 560 anggota DPR yang ada, estimasi total dana aspirasi mencapai Rp11,2 triliun.

Dana ini belum masuk APBN 2016. Presiden Joko Widodo memberi sinyal menolaknya. Saat ini, DPR sedang melobi pemerintah agar memasukannya ke dalam anggaran tahun depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Paham Penolakan Masyarakat terhadap Dana Aspirasi

PDIP Paham Penolakan Masyarakat terhadap Dana Aspirasi

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 19:09 WIB

Komisi II Menerima Usulan Pagu Indikatif dari KPU

Komisi II Menerima Usulan Pagu Indikatif dari KPU

DPR | Kamis, 25 Juni 2015 | 17:34 WIB

Paripurna ke-34, DPR Pertanyakan Dana Keamanan Pilkada Serentak

Paripurna ke-34, DPR Pertanyakan Dana Keamanan Pilkada Serentak

DPR | Kamis, 25 Juni 2015 | 16:41 WIB

DPR Raker Gabungan Pilkada Serentak

DPR Raker Gabungan Pilkada Serentak

DPR | Kamis, 25 Juni 2015 | 17:12 WIB

Negara Lagi Susah, Demokrat Ragu Pemerintah Setujui Dana Aspirasi

Negara Lagi Susah, Demokrat Ragu Pemerintah Setujui Dana Aspirasi

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 15:37 WIB

Terkini

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:13 WIB