Politisi PPP Gagal Total Jadi Pimpinan KPK

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2015 | 17:01 WIB
Politisi PPP Gagal Total Jadi Pimpinan KPK
Ahmad Yani (kiri) dan Margarito Kamis [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Panitia seleksi calon pimpinan KPK meloloskan 48 nama ke tahapan ketiga. Nama politisi PPP Ahmad Yani ternyata tak masuk di dalamnya.

Juru bicara pansel KPK Betti Alisjahbana sebelum lolos ke tahapan ketiga, para kandidat harus melalui tes objektif dan makalah.

"Waduh, kita nggak bisa bicara spesifik ya, tetapi beberapa pertimbangan kita satu adalah hasil tes objektif kemudian hasil penilaian makalah, kemudian makalah tentang ekspresi diri, dan masukan-masukan yang kita terima dari masyarakat," kata Betti di gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2015).

Jadi, kata Betti, tidak benar Ahmad Yani gagal lantaran berlatarbelakang politisi. Nasib Ahmad Yani semata-mata didasarkan pada hasil seleksi.

"Ya, jadi kita nggak bisa komentar mengenai orang per orang. Karena kita melihat kriteria untuk semuanya sama. Jadi kita melihat dari segi hasil tesnya, kemudian hasil penilaian makalah, kemudian makalah yang ekspresi diri karena dari situ kita tahu motivasinya, kita tahu karakternya, dan kemudian kita juga pertimbangkan masukan-masukan dari masyarakat berkaitan dengan integritas dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan antikorupsi," kata Betti.

Selain Ahmad Yani, Komisioner Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh juga tidak lolos. Imam sebelumnya dinilai banyak kalangan sebagai jobseeker atau pencari kerja, pasalnya selain mendaftar calon pimpinan KPK, dia juga terdaftar dalam calon pimpinan KY.

Betti tidak mengatakan bahwa alasan Imam gagal karena jobseeker.

"Semuanya kita nilai berdasarkan hasil tes objektif dan makalah dan masukan masyarakat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Daftar 48 Peserta Capim KPK yang Lolos ke Tahap III

Ini Daftar 48 Peserta Capim KPK yang Lolos ke Tahap III

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 16:04 WIB

Pansel Capim KPK Loloskan 48 Peserta ke Tahap Ketiga

Pansel Capim KPK Loloskan 48 Peserta ke Tahap Ketiga

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 15:45 WIB

Ternyata Ada 4 Calon Pimpinan KPK yang Tak Ikut Seleksi Tahap 2

Ternyata Ada 4 Calon Pimpinan KPK yang Tak Ikut Seleksi Tahap 2

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 11:03 WIB

Saat Tes Makalah, Capim KPK Ada yang Ketahuan Nyontek

Saat Tes Makalah, Capim KPK Ada yang Ketahuan Nyontek

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 18:45 WIB

Capim KPK Kecapean Gara-gara Bikin Makalah Pakai Tulisan Tangan

Capim KPK Kecapean Gara-gara Bikin Makalah Pakai Tulisan Tangan

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 17:46 WIB

Terkini

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB