Sebulan Tak Hujan, Rumput Istana Bogor Kering

Ardi Mandiri

Rabu, 15 Juli 2015 | 02:48 WIB
Sebulan Tak Hujan, Rumput Istana Bogor Kering
shutterstock_97926011

Suara.com - Hujan yang tidak kunjung turun di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, selama hampir satu bulan ini membuat sejumlah tanaman kering dan mati, kondisi tersebut juga dialami rumput di halaman Istana Bogor yang berubah warna menjadi cokelat.

"Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa minggu yang lalu, rumput yang kering ada di bagian depan Istana Bogor," kata Staf Protokoler Istana Kepresidenan Bogor, Cecep Koswara, saat dihubungi Antara, di Bogor, Selasa (14/7/2015).

Menurut Cecep, pihak rumah tangga Istana Bogor telah mengupayakan penyiraman lebih intensif dengan menggunakan "sprinkle", namun cuaca yang cukup panas membuat upaya tersebut tidak cukup untuk menghijaukan kembali rumput di istana.

Ia mengatakan, pihak Istana Kepresidenan juga sudah meminta bantuan Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk menyiram rumput di dalam istana setiap hari.

"Sejak kemarin kami sudah melayangkan bantuan untuk melakukan penyiraman, dan sudah dilakukan. Setiap hari dua kali kita dibantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor menyiram rumput di halaman istana," kata Cecep.

Cecep mengatakan, kekeringan terjadi hanya sebagian saja, yakni di bagian depan halan Istana Bogor. Untuk bagian belakang masih aman dan terjaga. Menurutnya luas rumput yang mengalami kering ada sekitar 200 meter luas rumput yang terdapat dibagian depan.

"Hanya di bagian depan saja, dapat terlihat warna rumput sudah berubah kuning. Untuk yang lainnya aman dan terjaga," kata dia.

Menurut Cecep kekeringan ini tidak berdampak luas bagi rusa-rusa yang tinggal di Istana Bogor. Pihak istana telah mengantisipasi berkurangnya pasokan pakan karena keringnya rumput di istana dengan menambah nutrisi pakan.

"Rusa-rusa aman, kita sudah melakukan upaya penambahan nutrisi memberikan suplemen seperti dedak, umbi-umbian untuk makan rusa selama kemarau ini," katanya.

Kepala Bidang Pertamanan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor, Yadi Karyadi membenarkan adanya permintaan bantuan dari pihak istana untuk menyiram tanaman di Istana Bogor.

"Beberapa hari yang lalu pihak Istana Bogor minta kita untuk bantu menyiram rumput yang ada di Istana Bogor," katanya.

Menurut Yadi, panas yang terjadi saat ini cukup ekstrim karena dalam sebulan terakhir Bogor tidak diguyur hujan. Walau sudah disiram menggunakan sprinkle yang ada di Istana ternyata tidak cukup.

"Istana sudah ada sprinkle tapi tetap tidak cukup, kita sudah bantu mengirimkan tim penyiraman," katanya.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istana Bogor Akan Dibuka untuk Umum

Istana Bogor Akan Dibuka untuk Umum

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2015 | 02:47 WIB

Penggeseran Pagar Istana Bogor Picu Polutan

Penggeseran Pagar Istana Bogor Picu Polutan

News | Minggu, 22 Februari 2015 | 12:53 WIB

Jokowi Berikan Keterangan Pers

Jokowi Berikan Keterangan Pers

Foto | Jum'at, 20 Februari 2015 | 15:30 WIB

Ratas Kabinet di Istana Bogor

Ratas Kabinet di Istana Bogor

Foto | Senin, 16 Februari 2015 | 12:05 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×