Ahok Izinkan SPBG Dibangun di Kantor Wali Kota

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 15 Juli 2015 | 13:19 WIB
Ahok Izinkan SPBG Dibangun di Kantor Wali Kota
Deretan Bajaj mengantre pengisian bahan bakar gas (BBG) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Kawasan Rawamangun. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - PT. Pertamina dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyepakati pembangunan protek infrastruktur minyak dan gas. Salah satunya pembangunan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG).

Untuk lokasi pembangunan SPBG, Ahok mengizinkan itu dibangun di lingkungan kantor wali kota. Kendaraan pribadi maupun angkutan umum berbahan bakar gas (BBG) saat ini pun dikatakan cukup. Salah satunya pengisian BBG atau Mobile Refueling Unit (MRU) di kawasan Monas, Jakarta Pusat akan terus ditambah.

"Sudah oke, Jakpro saja sudah punya lima (SPBG) sekarang dibuka. MRU tambah, kita sudah izinkan kantor Wali Kota boleh taro," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/7/2015).

"Pertamina juga sudah sepakat seluruh SPBU boleh diubah jadi atau tambah SPBG," kata Ahok.

Namun keberadaan SPBG di Jakarta masih dibilang kurang oleh Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih. Ia mengatakan, hal itu merupakan salah satu faktor lemahnya pelayanan busway yang beroprasi di Ibu Kota. Sebab keterbatasan jumlah SPBG membuat bus Transjakarta harus membutuhkan waktu untuk mengisi bahan bakar.

"Untuk sekali pengisian gas, satu bus memerlukan waktu 10-20 menit. Sekarang sudah SPBG-nya masih sedikit, jalan mau ke SPBG-nya juga memerlukan berapa menit? Terus kembali laginya pasti kena macet," ujar Kosasih kemarin.

Ia menerangkan, SPBG yanga ada di Jakarta saat ini baru hanya sembilan dari sebelumnya tujuh. Tiga di antarannya berada di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan; Daan Mogot, Jakarta Barat. Sedangkan pengoprasian bus Transjakarta melayani 12 koridor.

Dua yang baru diresmikan yakni, Jakpro meresmikan 1 SPBG di Kramatjati dan Pertamina di Cililitan. "Kalau ke depannya keberadaannya semakin banyak, kami yakin SPBG tidak akan lagi jadi masalah," kata Kosasih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SPBG Baru Sembilan Unit, Transjakarta Harus Antri Isi Gas

SPBG Baru Sembilan Unit, Transjakarta Harus Antri Isi Gas

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 11:36 WIB

SPBG Disegel

SPBG Disegel

Foto | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:45 WIB

Mendesak, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Gas

Mendesak, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Gas

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:53 WIB

Kini, Surabaya Punya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas

Kini, Surabaya Punya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas

Bisnis | Senin, 09 Maret 2015 | 17:44 WIB

Sopir Bajaj Senang Pertamina Sudah Tambah SPBG

Sopir Bajaj Senang Pertamina Sudah Tambah SPBG

News | Minggu, 15 Februari 2015 | 09:31 WIB

Minimnya SPBG

Minimnya SPBG

Foto | Jum'at, 05 Desember 2014 | 17:22 WIB

Pemprov DKI Klaim Serius Sikapi Konversi BBG

Pemprov DKI Klaim Serius Sikapi Konversi BBG

News | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 02:36 WIB

SPBU Baru di Jakarta Wajib Sediakan Stasiun Pengisian BBG

SPBU Baru di Jakarta Wajib Sediakan Stasiun Pengisian BBG

Otomotif | Rabu, 08 Oktober 2014 | 00:03 WIB

Laksanakan Program Konversi, Pertamina Bangun 150 SPBG

Laksanakan Program Konversi, Pertamina Bangun 150 SPBG

Bisnis | Rabu, 24 September 2014 | 15:20 WIB

SPBG Ragunan Ditolak Warga

SPBG Ragunan Ditolak Warga

Foto | Selasa, 19 Agustus 2014 | 17:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×