Ini Kebiasaan Pemudik Motor yang Kerap Jadi Pemicu Kecelakaan

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 17 Juli 2015 | 14:00 WIB
Ini Kebiasaan Pemudik Motor yang Kerap Jadi Pemicu Kecelakaan
Pemudik Motor di Pantura

Suara.com - Kebiasaan para pemudik bersepeda motor menyalip dari sisi kiri di jalur mudik cukup membahayakan dan kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.

Pantauan Antara, di jakarta, Jumat, menyalip dari sisi kiri pada kondisi jalan sempit sering dilakukan para pemudik di jalur selatan meski berbahaya baik bagi dirinya maupun pengendara lainnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, manuver salip kiri itu dilakukan pada saat terjadi antrian kendaraan yang bergerak dalam kecepatan lambat.

Namun dalam beberapa kesempatan manuver salip kiri juga dilakukan para pemudik saat kekendaraan roda empat yang akan disalipnya dalam kecepatan cukup tinggi.

"Menyalip dari kiri bisa jalan lebar tak masalah, tapi bila sempit itu jelas mengejutkan kami yang terkadang harus banting stir ke kanan bila tidak ada kendaraan dari arah depan," kata Edi (55) salah seorang pengemudi minibus ketika menyampaikan keluhannya di Rest Area Citeras Malangbong.

Ia menyebutkan, beberapa kali hampir memepet para pemotor yang menyalip dari sisi kiri, meski akhitnya ia banyak mengalah memberi jalan meski dalam kondisi terkejut.

"Sekali dua kali tak masalah, yang terjadi justru keseringan dan itu tidak baik bagi para pengemudi kendaraan roda empat karena terkadang terpancing emosi, minimal mengumpat," katanya.

Keluhan sama juga diungkapkan oleh beberapa pengemudi lainnya yang mengaku ngilu dengan manuver salip kiri para pengendara sepeda motor itu.

"Kami berharap ada perhatian dari kepolisian," katanya.

Sementara itu salah seorang pengendala sepeda motor mengaku terpaksa melakukan penyalipan dari sisi kiri karena kendaraan roda empat banyak di tengah dan tidak memberi kesempatan untuk menyalip.

Di sisi lain bagian kiri jalan kosong sehingga dimanfaatkan untuk mendahului, tentunya dengan perhitungan.

"Kami tak terbiasa salip kiri, hanya saat mudik ini saja. Ya terpaksa daripada menunggu dari sisi kanan susah, terlebih banyak kendaraan dari kedua arah," kata salah seorang pengendara sepeda motor saat ditemui di lokasi yang sama.

Tidak jarang pula para pemudik menggunakan batuan koral di pinggir jalan aspal untuk memacu kendaraanya guna terbebas dari antrian kendaraan roda empat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Kecelakaan, Pemudik Berkendara Perlu Istirahat Setiap 4 Jam

Cegah Kecelakaan, Pemudik Berkendara Perlu Istirahat Setiap 4 Jam

| Rabu, 08 Juni 2016 | 18:30 WIB

Terkini

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:50 WIB

TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!

TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:40 WIB

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:18 WIB

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48 WIB

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB