Indonesia Masih Kekurangan 24.000 SDM Perhubungan Darat

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 23 Juli 2015 | 18:10 WIB
Indonesia Masih Kekurangan 24.000 SDM Perhubungan Darat
Ketua STTD Zulma Fendi saat menandatangani dokumen kerjasama dengan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Lodji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/7/2015). [Suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Zulma Fendi mengatakan, Indonesia saat ini masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang transportasi perhubungan darat. Pasalnya, dari 27.000 SDM yang dibutuhkan, baru terealisasi sekitar 3.000 orang. Artinya, saat ini masih kekurangan sebanyak 24.000 SDM perhubungan darat.

"Kekurangan pegawai transportasi perhubungan darat ini terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia. Tapi paling banyak di Pulau Jawa," kata Zulma, seusai melakukan penandatanganan kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan SDM perhubungan dengan Wali Kota Solo, di Lodji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/7/2015).

Zulma menambahkan, dari 3.000 pegawai yang dimiliki saat ini, sebagian besar berada di wilayah Ibu Kota Jakarta. Sisanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia, sementara kekurangan pegawai perhubungan sebagian besar terasa di Jawa, meliputi Blitar, Ponorogo, Cianjur, Semarang dan Solo.

"Maka dari itu, kami melakukan kerja sama ini agar kebutuhan SDM perhubungan darat di daerah bisa terpenuhi," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya menurut Zulma, tidak dapat memastikan kapan kebutuhan tersebut bisa terpenuhi. Pasalnya, kekurangan pegawai perhubungan darat tersebut sudah terjadi sejak tahun 1998. Kendati telah mengalami peningkatan, jumlahnya pun belum mampu mengatasi masalah perhubungan di Indonesia.

"Mungkin 30-40 tahun lagi baru bisa terpenuhi, karena untuk setiap angkatan STTD ini per tahunnya hanya 360 orang. Jadi, sangat kecil sekali untuk bisa segera memenuhi kebutuhan itu," paparnya.

Lebih jauh, dampak dari kurangnya pegawai perhubungan darat ini, menurut Zulma, adalah banyaknya terjadi kemacetan di mana-mana, juga kecelakaan, serta belum efektifnya angkutan umum di berbagai daerah.

Sementara itu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku akan memberikan pembiayaan awal bagi calon pegawai perhubungan darat. Pasalnya, Solo menurutnya masih membutuhkan sekitar 60 orang SDM yang berkompeten di bidang perhubungan. Rencananya, program ini akan dimulai pada 2016 mendatang.

"Kerja sama ini sangat membantu dalam pemenuhan SDM yang berkompeten dalam bidang perhubungan darat," ujarnya. [Labib Zamani]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Akan Inspeksi Keselamatan Angkutan Umum

Kemenhub Akan Inspeksi Keselamatan Angkutan Umum

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 05:48 WIB

Jonan Usulkan Tunjangan PNS Kemenhub Naik 75 Persen

Jonan Usulkan Tunjangan PNS Kemenhub Naik 75 Persen

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2015 | 22:22 WIB

Menhub: Tolak Jasa Transportasi Jika Tak Standar

Menhub: Tolak Jasa Transportasi Jika Tak Standar

News | Rabu, 25 Juni 2014 | 12:43 WIB

Pemerintah Berencana Operasikan Jalur KA yang Mati

Pemerintah Berencana Operasikan Jalur KA yang Mati

News | Senin, 23 Juni 2014 | 14:58 WIB

Terkini

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

News | Senin, 20 April 2026 | 08:48 WIB

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

News | Senin, 20 April 2026 | 08:17 WIB

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

News | Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

News | Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB