Saudi Tangkap 431 Orang Terduga Jaringan ISIS

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 19 Juli 2015 | 03:11 WIB
Saudi Tangkap 431 Orang Terduga Jaringan ISIS

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah menangkap ratusan orang yang diduga memiliki jaringan dengan kelompok radikal ISIS. Jumlahnya mencapai 431 orang.

Orang-orang yang ditangkap itu mencoba melakukan serangan bom bunuh diri di masjid, menyerang pasukan keamanan dan misi diplomatik.

Pengumuman yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi itu dilakukan setelah insiden bom bunuh diri di mobil di pos pemeriksaan dekat penjara kerajaan tertinggi, Kamis lalu. Insiden itu menewaskan sopir dan melukai dua pejabat keamanan.

"Jumlah ditangkap sampai saat ini adalah 431 orang, sebagian besar dari mereka warga Arab Saudi, lainnya dari negara lain," demikian pernyataan Kemenlu di kantor berita resmi SPA.

"Plot teroris untuk menargetkan misi diplomatik, keamanan dan fasilitas pemerintah di Provinsi Sharurah," kutip pernyataan itu seperti dilansir Reuters.

Kementerian itu tidak merinci kapan orang-orang itu ditahan. Tapi pengumuman sebelumnya, ada tersangka telah ditangkap dan sudah ditahan selama sebulan.

Mereka yang ditangkap diduga mempunyai kasus penyelundupan bahan peledak, rencana penyerangan situs bersejarah, menyediakan transportasi dan bahan pendukung untuk pembom, penyelundupan bahan peledak di luar negeri dan manufaktur rompi bunuh diri.

Sebelumnya seorang pria Saudi dilaporkan dibantu oleh beberapa orang lain dari kerajaan, meledakkan dirinya di sebuah masjid Syiah dan menewaskan 27 jamaah Juni lalu.

Kelompok ini mengatakan target semenanjung Arab, khususnya Arab Saudi. Mereka ingin mengusir Muslim Syiah. Kementerian Luar Negeri dalam negeri mengatakan para tersangka ditangkap di kerajaan sedang menghasut perselisihan sektarian. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Potongan Tubuh Korban Bom ISIS Dikumpulkan dalam Kotak Sayuran

Potongan Tubuh Korban Bom ISIS Dikumpulkan dalam Kotak Sayuran

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 06:56 WIB

Inggris Kirimkan Tambahan Pesawat Tempur Lawan ISIS

Inggris Kirimkan Tambahan Pesawat Tempur Lawan ISIS

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 12:30 WIB

Ratu Kecantikan Arab Ini Gabung Hacktivist Perangi ISIS

Ratu Kecantikan Arab Ini Gabung Hacktivist Perangi ISIS

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 06:35 WIB

Terkini

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB