Kebakaran Hutan Papandayan Capai Dua Hektare

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 31 Juli 2015 | 04:13 WIB
Kebakaran Hutan Papandayan Capai Dua Hektare
Gunung Papandayan (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan kebakaran lahan hutan di Puncak Genteng, Gunung Papandayan, mencapai dua hektare.

"Sekitar dua hektare lahan yang terbakar di Puncak Genteng," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut TB Agus Sofyan melalui telepon seluler, Kamis (30/7/2015).

Ia mengatakan, kebakaran di Gunung Papandayan itu pertama kali diketahui dan dilaporkan oleh masyarakat sekitar yang melihat ada kepulan asap, Rabu (29/7/2015).

Selanjutnya BPBD Garut koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Jawa Barat berupaya melakukan pemadaman dibantu masyarakat.

"Pemadaman berhasil dilakukan hari ini, hingga tidak merambat ke kawasan lainnya," kata Agus.

Ia mengungkapkan, kebakaran di Gunung Papandayan itu tidak menimbulkan korban jiwa, atau mengancam permukiman penduduk.

"Kejadian itu tidak menimbulkan korban, termasuk tidak membahayakan rumah warga, karena lokasinya cukup jauh," imbuh Agus.

Kebakaran hutan itu, lanjut dia, diduga karena perbuatan manusia yang belum dapat diketahui secara disengaja atau tidak.

Menurut Agus, perlu penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran di Gunung Papandayan itu.

"Kalau karena cuaca panas saya kira tidak mungkin, karena di sana daerahnya lembab, makanya perlu penyelidikan lebih lanjut," terangnya.

Kebakaran hutan di Kabupaten Garut merupakan kesekian kalinya, sebelumnya puluhan hektare lahan di Gunung Guntur juga ludes terbakar, Minggu (19/7/2015).

Petugas berwenang belum dapat mengumumkan secara pasti penyebab kebakaran di hutan kawasan konservasi itu. (Antara)


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan

Ini Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan

Health | Jum'at, 31 Juli 2015 | 00:06 WIB

Kebakaran Hutan di Sumsel

Kebakaran Hutan di Sumsel

Foto | Selasa, 28 Juli 2015 | 08:20 WIB

Eksotisnya Hutan 'Mati' di Papandayan

Eksotisnya Hutan 'Mati' di Papandayan

Lifestyle | Kamis, 01 Januari 2015 | 13:27 WIB

Rayakan Pergantian Tahun di Papandayan

Rayakan Pergantian Tahun di Papandayan

Lifestyle | Minggu, 28 Desember 2014 | 13:54 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB