Ahok Temukan Proyek GOR yang Anggarannya Dibuat Sangat Mahal

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 03 Agustus 2015 | 16:52 WIB
Ahok Temukan Proyek GOR yang Anggarannya Dibuat Sangat Mahal
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (29/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyerapan APBD DKI Jakarta tahun 2015 masih di bawah 20 persen. Hingga semester II, penyerapan baru Rp12,22 triliun atau 19,21 persen dari total belanja daerah Rp63,65 triliun.

"Memang pasti (rendah) dan nggak akan maksimal APBD 2015, tapi APBD Perubahan 2015 pasti maksimal. Kenapa perubahan baru saya revisi, karena APBD 2015 ini tidak disusun dengan harga satuan yang benar," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/8/2015).

Rendahnya serapan APBD, menurut Ahok, terjadi lantaran sistem e-budgeting belum sepenuhnya diterapkan dan tidak tersusun pada e-musrenbang serta masih adanya permainan oknum satuan kerja perangkat daerah.

"Makanya saya katakan, waktu saya buat pergub itu dasarnya bukan harga satuan, satuan itu dibuat dari versi lama, konsultan lama, segala macem lama, saya biarin terus saya potong. Begitu potong, kan musti di tarik duitnya," kata Ahok.

Ahok mengaku mendapatkan temuan pembangunan GOR yang anggarannya Rp48 miliar. Sedangkan menurut perhitungan Ahok, hanya menghabiskan sekitar Rp35 miliar.

"Terus kalau saya design ulang lagi yang lebih sederhana, barangnya sama Rp25 miliar, artinya dulu ada kecenderungan sengaja mahalin, sengaja design dibuat aneh-aneh rupanya mungkin ada fee. Makanya saya potong," ujarnya.

Ahok menambahkan penyebab rendahnya serapan anggaran juga lantaran kasus semacam itu, pembangunan yang dihentikan atau dikurangi anggarannya.

Untuk itu, pada APBD 2016, Ahok berencana menggunakan e-musrenbang dengan mematok harga satuan yang benar dan sistem rancang bangun akan dikebut.

"Bukan ketakutan (makai anggaran) SKPD kita stop. Karena SKPD sudah saya ancam bagaimana bisa bikin sekolah bikin GOR sampai Rp40-50 miloar. Bikin taman misalnya sampai Rp100 miliar satu wilayah. Mereka selalu berlindung alasannya karena konsultan. Saya bilang itu konsultan abal-abal," ujarnya.

Total keseluruhan nilai APBD 2015 sebesar Rp69,28 triliun. Angka tersebut terdiri dari belanja daerah sebesar Rp63,65 triliun dan dana Penyertaan Modal Pemerintah sebesar Rp5,63 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana APBD DKI Juga Tersedia untuk Kebutuhan TNI-Polri

Dana APBD DKI Juga Tersedia untuk Kebutuhan TNI-Polri

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 10:20 WIB

DPRD Pelajari Catatan BPK Soal Laporan Keuangan DKI

DPRD Pelajari Catatan BPK Soal Laporan Keuangan DKI

News | Senin, 06 Juli 2015 | 17:47 WIB

Usai Kasus UPS, Lulung Diperiksa Lagi Kasus Scanner dan Printer

Usai Kasus UPS, Lulung Diperiksa Lagi Kasus Scanner dan Printer

News | Senin, 15 Juni 2015 | 12:06 WIB

Ahok Tak Mau Serahkan Proyek Gedung RS dan Sekolah ke Kontraktor

Ahok Tak Mau Serahkan Proyek Gedung RS dan Sekolah ke Kontraktor

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 21:15 WIB

Renovasi GOR Rawamangun Dianggarkan Rp400 M, Ahok: Gila Mereka

Renovasi GOR Rawamangun Dianggarkan Rp400 M, Ahok: Gila Mereka

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 12:11 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB