PDIP Solo: Jokowi Harus Segera Keluarkan Perppu Calon Tunggal

Siswanto

Rabu, 05 Agustus 2015 | 10:49 WIB
PDIP Solo: Jokowi Harus Segera Keluarkan Perppu Calon Tunggal
Pasangan incumbent dari PDIP Solo F. X Hadi Rudyatmo (Rudy) dan Wakil Wali Kota, Achmad Purnomo (Purnomo) menaiki sepeda ontel menuju kantor KPU Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2015). (Suara.com/Labib Zamani)

Suara.com - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, Jawa Tengah, F. X. Hadi Rudyatmo, turut angkat bicara terkait adanya tujuh daerah yang hanya memiliki calon tunggal pada pemilihan kepala daerah yang akan diselenggarakan serentak pada 9 Desember 2015.

Lelaki yang akrab disapa Rudy ini mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengeluarkan regulasi dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang untuk mengatasi fenomena pasangan calon tunggal dalam pilkada serentak.

"Kita meminta kepada Presiden untuk menerbitkan Perppu kepada para calon tunggal ini supaya mereka bisa ikut pilkada serentak 9 Desember 2015. Sebab dalam UU Pilkada tidak ada klausul yang berbunyi partai politik wajib berkoalisi," kata Rudy kepada Suara.com, Rabu (5/8/2015).

Rudy menilai jika para calon tunggal tersebut harus ditunda untuk mengikuti proses pemilihan pada 2017 nanti, justru akan membuat kekosongan pemimpin di suatu daerah. Dan ini, lanjut dia, akan berdampak pada perkembangan suatu daerah. Pasalnya, kewenangan seorang pelaksana tugas wali kota terbatas.

"Jadi kebijakan-kebijakan pemerintahan tidak semua plt bisa memutuskan. Sehingga dampaknya perkembangan daerah itu akan menurun. Dan rakyat atau masyarakat yang dirugikan," kata dia.

Dijelaskan tidak adanya lawan bagi para incumbent yang kembali mencalonkan tersebut bukan karena unsur politik. Namun karena calon lain merasa sudah tidak mampu lagi melawan para incumbent. Sehingga memilih untuk tidak mencalonkan sebagai kepala daerah.

"Jadi pemerintah harus tetap memberikan apresiasi kepada para incumbent yang memiliki kejujuran, melayani rakyat untuk mencalonkan kembali. Meskipun tidak ada calon lain, mereka (calon tunggal) harus didukung," kata calon wali kota Solo dari PDI Perjuangan.

Masih Ada Persyaratan Yang Harus Dilengkapi 

Kemarin, Komisi Pemilihan Umum Solo secara resmi mengumumkan hasil tes kesehatan kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Dari hasil pengumuman tersebut kedua pasangan calon, baik yang diusung oleh PDIP maupun Koalisi Solo Bersama dinyatakan lolos.

Meski telah dinyakan lolos, masih ada persyaratan kepada kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang harus diperbaiki. Perbaikan ini KPU memberikan waktu sampai Jumat (7/8/2015).

"Kita minta kepada kedua pasangan calon untuk segera memperbaiki visi dan misi, menyerahkan surat hasil Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) dari KPK, dan surat keterangan pailit dari pengadilan niaga," kata Ketua KPU Solo, Agus Sulistya.

Agus mengatakan jika sampai batas waktu yang ditentukan tersebut kedua pasangan calon belum menyerahkan hasil perbaikan, akan dilakukan penambahan waktu sampai tujuh hari. Nemun demikian, pihaknya tetap akan melakukan penelitian kembali kepada kedua pasangan calon supaya perbaikan tersebut selesai.

"Kita minta kedua pasangan calon mulai hari ini kekurangan tersebut segera diperbaiki. Supaya tahapan Pilkada selanjutnya dapat dilakukan dengan lancar," kata Agus.

Sementara pengumuman hasil tes kesehatan tersebut, turut dihadiri masing-masing pasangan calon bersama dengan tim pemenangan. Ada Anung Indro Susanto dari KSB dan Hadi Rudyatmo dari PDI Perjuangan.

"Karena sebagai persyaratan utaman, maka kita akan segera melakukan perbaikan secepatnya. Supaya bisa melanjutkan proses dan tahapan Pilkada yang lain," kata Rudy.

Demikian pula calon Wali Kota dari KSB, Anung, mengaku juga akan segera memperbaiki kekurangan persyaratan yang telah diumumkan oleh KPU. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Indonesia Timur Rawan Konflik Saat Pilkada Serentak

Kapolri: Indonesia Timur Rawan Konflik Saat Pilkada Serentak

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 18:20 WIB

KPK: Eks Napi Ikut Pilkada Hancurkan Reputasi Calon Lain

KPK: Eks Napi Ikut Pilkada Hancurkan Reputasi Calon Lain

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 17:36 WIB

Polda Metro Jaya Siap Tangkal Perusuh di Pilkada Serentak

Polda Metro Jaya Siap Tangkal Perusuh di Pilkada Serentak

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:55 WIB

Bahas Calon Kepala Daerah Tunggal, Jokowi Ketemu KPU Sore Ini

Bahas Calon Kepala Daerah Tunggal, Jokowi Ketemu KPU Sore Ini

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:04 WIB

Terkini

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:45 WIB

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%

Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×