Pengakuan ABK di Mabes Polri: Saya Dijanjikan Gaji Rp2,8 Juta

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 05 Agustus 2015 | 18:58 WIB
Pengakuan ABK di Mabes Polri: Saya Dijanjikan Gaji Rp2,8 Juta
45 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Myanmar dibawa ke Bareskrim, Rabu (5/8/2015). [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sebanyak 45 anak buah kapal berkewarganegaraan Myanmar‎ yang diduga dipekerjakan perusahaan ikan selama bertahun-tahun tanpa gaji, saat ini, Rabu (5/8/2015), tengah diperiksa Bareskrim Polri. Polisi menduga mereka korban perdagangan manusia.

Salah seorang ABK yang bisa berbahasa Indonesia, Salweu (23)‎, mengatakan dia bersama puluhan rekannya belum pernah digaji oleh perusahaan, padahal sudah bertahun-tahun bekerja.

"Saya dengan teman-teman lain bekerja di kapal mencari ikan di Kulara, Ambon-Maluku. Saya sudah bekerja selama empat tahun‎," kata Salweu kepada Suara.com.

Ketika dia ditawari bekerja sebagai ABK di perairan Ambon, Maluku, perusahaan menjanjikan gaji 7.500 Baht atau setara dengan Rp2,8 juta per bulan.

"‎Saya bekerja mencari ikan dengan gaji dijanjikan 7500 Baht sebulan. Tapi sampai sekarang belum pernah dapat gaji," ungkapnya.

‎Dia mengatakan bos perusahaannya orang Thailand.

Menurut informasi penyidik yang disampaikan kepada Suara.com, perusahaan yang mempekerjakan mereka berinisial PT S&TMM dengan Direktur Utama YT. Kantornya Tanah Abang, Jakarta Pusat. Perusahaan ini milik pengusaha asal Thailand.

Ke 45 ABK dievakuasi Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri dari Hotel Fiducia, Petojo, Jakarta Pusat.

‎Kepala Satgas TPPO yang juga Kepala Unit Human Trafficking Bareskrim Polri AKBP Arie Dharmanto mengatakan warga Myanmar tersebut tadinya dibawa perusahaan dari Ambon.

"Modusnya diduga serupa dengan kasus perdagangan orang di Benjina, Maluku. Mereka ada yang dipekerjakan hingga tiga tahun dan sampai sekarang belum digaji," kata Arie di Bareskrim Polri.

Arie mengatakan Polri berkoordinasi dengan Kedutaan Thailand untuk menangani kasus ini.

"Kami akan dalami kasus ini terlebih dahulu. Karena informasi dari mereka masih simpang siur, karena mereka ada yang mengaku bekerja tiga tahun dan belum digaji," kata Arie.

Hasil penyelidikan sementara, 45 warga Myanmar tersebut diduga menggunakan Seaman book dan pemalsuan dokumen atau paspor palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bareskrim Amankan 45 ABK Myanmar Diduga Korban Perdagangan Orang

Bareskrim Amankan 45 ABK Myanmar Diduga Korban Perdagangan Orang

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 17:42 WIB

Sebanyak 194 ABK Akan Dievakuasi dari Benjina

Sebanyak 194 ABK Akan Dievakuasi dari Benjina

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 09:11 WIB

Imigrasi Tual Akan Deportasi 58 ABK Asal Kamboja

Imigrasi Tual Akan Deportasi 58 ABK Asal Kamboja

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 21:41 WIB

Kabareskrim: Ada Banyak Persoalan dalam Kasus Benjina

Kabareskrim: Ada Banyak Persoalan dalam Kasus Benjina

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 20:32 WIB

Cegah Perbudakan ABK, Menteri Susi Perketat Aturan Izin Tangkap

Cegah Perbudakan ABK, Menteri Susi Perketat Aturan Izin Tangkap

News | Selasa, 28 April 2015 | 03:16 WIB

Terkini

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Istri Eks Sekjen Kemnaker  Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Istri Eks Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:48 WIB

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:44 WIB

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:43 WIB

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Video | Rabu, 30 September 2026 | 15:42 WIB

Honda Keluarkan Mobil Keluarga Harga Setara Innova Zenix Hybrid

Honda Keluarkan Mobil Keluarga Harga Setara Innova Zenix Hybrid

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:41 WIB

Review Serial Honor Thy Mother: Mengulik Duka dan Ambisi dalam Keluarga

Review Serial Honor Thy Mother: Mengulik Duka dan Ambisi dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:40 WIB

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

×