Konflik Muktamar NU, Fahri Hamzah: Itu Wajar

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 06 Agustus 2015 | 12:46 WIB
Konflik Muktamar NU, Fahri Hamzah: Itu Wajar
Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Organisasi Islam terbesar Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, menyelenggarakan muktamar untuk pembentukan kepengurusan baru. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap kepengurusan baru dua organisasi tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

"NU dan Muhammadiyah harus jadi kekuatan moral bangsa kita bahwa bangsa kita berpikir positif, kemajuan kita kedepan, keberadaan kita. Keduanya punya posisi penting. Kita berharap hasil muktamar ini mengembangkan sikap positif supaya pejabat juga positif," ujar Fahri di DPR, Kamis (6/8/2015).

"Mudah-mudahan setelah ini (Muktamar) ada kepemimpinan baru, ormas seperti ini menjadi medium bagi dialog masyarakat dalam rangka memberikan kontribusi dalam kehidupan bangsa," Fahri menambahkan.

Terkait dengan konflik yang melanda NU saat muktamar, bahkan muncul isu ada muktamar tandingan kubu Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, menurut Fahri dinamika semacam itu hal yang wajar.

Yang penting, kata politisi PKS, ujung dari konflik tersebut untuk kebaikan bersama.

"Orang beda pendapat nggak masalah, boikot protes bagian dari demokrasi. Itu wajar. Diri kita sendiri saja ada konflik. Kita di keluarga kan juga ada masalah, konflik. Tujuannya kebaikan. Apalagi ormas besar, jangan takut berkonflik yang penting beradab," tutur Wakil Sekretaris Jenderal PKS.

Seperti diketahui dalam Muktamar NU di Jombang, Jawa Timur, semalam kubu Gus Sholah memilih berkumpul di Pondok Pesantren Tebuireng. Mereka menilai sidang peno muktamar ke 33 yang digelar PBNU di Alun-alun Jombang mulai tidak sehat. Mereka menganggap ada kecurangan dalam prosesnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Said Aqil Terpilih Kembali

Said Aqil Terpilih Kembali

Foto | Kamis, 06 Agustus 2015 | 11:48 WIB

Said Aqil Kembali Pimpin PBNU

Said Aqil Kembali Pimpin PBNU

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 03:26 WIB

Muktamar Ke-33 NU Dinilai yang Terberat Pascareformasi

Muktamar Ke-33 NU Dinilai yang Terberat Pascareformasi

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 23:58 WIB

Pertemuan di Tebuireng Tolak Hasil Muktamar Ke-33 NU

Pertemuan di Tebuireng Tolak Hasil Muktamar Ke-33 NU

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 23:29 WIB

Gus Mus Kembali Jadi Rais Aam PBNU

Gus Mus Kembali Jadi Rais Aam PBNU

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 22:04 WIB

Terkini

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:34 WIB

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:29 WIB

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:02 WIB

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:10 WIB

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:56 WIB

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:49 WIB

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB