Muktamar Ke-33 NU Dinilai yang Terberat Pascareformasi

Ruben Setiawan

Rabu, 05 Agustus 2015 | 23:58 WIB
Muktamar Ke-33 NU Dinilai yang Terberat Pascareformasi
Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, (5/8). (Antara/Syaiful Arif)

Suara.com - Pemerhati Nahdlatul Ulama Aan Anshori menilai Muktamar yang ke-33 NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagai muktamar yang terberat pascareformasi sebab di dalamnya ada berbagai kejadian yang menimbulkan pertentangan.

"Ini muktamar yang paling berat pascareformasi. Ada silang soal muktamar ini dan memang ada keinginan dari banyak kelompok yang ingin memaksakan AHWA (ahlul halli wal aqdi)," kata Aan kepada Antara di Jombang, Rabu (5/8/2015) malam.

Ia mengatakan, terdapat kelompok yang ingin memaksakan model pemilihan AHWA. Seharusnya dengan model itu mensyaratkan adanya perubahan dalam AD/ART organisasi.

Menurut dia, hal inilah yang memicu terjadinya perbedaan pendapat. Persoalan ini semakin berlarut bahkan menimbulkan pertentangan di muktamar. Di satu pihak menginginkan agar muktamar sesuai dengan AD/ART, sementara di pihak lain ingin AHWA diterapkan.

Dalam forum, keputusan AHWA ternyata dilakukan. Dengan ini, kelompok yang merasa dipecundangi karena AHWA tetap digunakan, merapatkan barisan, sehingga perlawanan semakin mengeras. Bahkan, sampai muncul isu jika ada muktamar tandingan.

Menurut Aan, dengan adanya keputusan AHWA, ini dianggap manipulatif. Hal itu disebabkan, bahwa sistem AHWA harusnya terlebih dahulu mengubah AD/ART, tapi nyatanya ada kesan dipaksakan, sehingga situasi memanas.

Ia prihatin jika adanya masalah ini menjadi pemicu keretakan di tubuh NU sendiri. Dengan adanya masalah tersebut, justru NU yang akan dirugikan. Di tubuh PBNU sendiri akan disibukan dengan berbagai macam masalah konsolidasi internal, padahal banyak pekerjaan yang harus dilakukan selain masalah internal.

Menurut dia, sejumlah tokoh yang namanya santer dibicarakan dalam pemilihan baik jajaran Rais Am serta tanfidziah, serta sembilan tokoh yang sudah terpilih dalam AHWA harus melakukan pertemuan. Hal itu dilakukan guna mencari jalan keluar terbaik.

Sejumlah nama itu, kata dia, seperti Gus Mus (KH Mustofa Bisri), KH Hasyim Muzadi, Gus Sholah (KH Shalahudin Wahid), KH Said Aqil Siradj, serta As'ad Said Ali untuk bertemu.

"Mereka harus bertemu dan mencari format seperti apa agar NU terhindar dari perpecahan. Jadi, saya kira kuncinya orang-orang ini bertemu, duduk, direkam, mencari solusi bersama karena ini pasti merembet," katanya.

Ketua Jaringan Alumni Santri Jombang (JAS Ijo) ini pun yakin, dengan adanya komunikasi yang lebih baik, ke depan NU akan terhindar dari perpecahan umat. Warga nahdliyin pun akan tenang, karena ada keputusan terbaik dari pertemuan bersama yang dilakukan tersebut.

Selain itu, ia juga yakin dengan pertemuan itu akan mempersempit ruang gerak bagi penunggang gelap yang sengaja memperkeruh suasana. Mereka adalah orang-orang yang ingin memanfaatkan NU untuk kepentingannya sendiri.

Sementara itu, saat ini proses pemilihan masih berlangsung. Rais Am PBNU telah diputuskan. KH Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus kembali ditetapkan menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk periode 2015-2020. Pada penetapan itu disebutkan bahwa Gus Mus sebagai Rais Aam PBNU didampingi KH Makruf Amin sebagai Wakil Rais Aam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:02 WIB

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU

PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:57 WIB

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:57 WIB

Muktamar NU 35, Misteri 'Papi Umba Pakocir' dan Tudingan Intervensi di Balik Kemenangan Gus Kikin

Muktamar NU 35, Misteri 'Papi Umba Pakocir' dan Tudingan Intervensi di Balik Kemenangan Gus Kikin

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Prabowo Dapat Kartu Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

Prabowo Dapat Kartu Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:52 WIB

Terkini

Yordania Siap Tanding Lawan Timnas Indonesia, PSSI Malah Bilang Begini

Yordania Siap Tanding Lawan Timnas Indonesia, PSSI Malah Bilang Begini

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 10:39 WIB

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:36 WIB

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 10:35 WIB

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:33 WIB

Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa

Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:29 WIB

KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:28 WIB

Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya

Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:26 WIB

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:24 WIB

Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI

Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

×