Peran PT. S&T Soal Dugaan Perdagangan 45 WN Myanmar Diselidiki

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 06 Agustus 2015 | 14:51 WIB
Peran PT. S&T Soal Dugaan Perdagangan 45 WN Myanmar Diselidiki
45 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Myanmar dibawa ke Bareskrim, Rabu (5/8/2015). [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri akan menyelidiki PT. S&T Mitra Mina‎, perusahaan yang mempekerjakan 45 anak buah kapal asal Myanmar di Ambon, Maluku. Pasalnya, para ABK diduga korban perdagangan manusi‎a.

"Kami terus bekerja mendalami keterlibatan terkait kemungkinan perusahaan itu," kata Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).

Sedangkan mengenai indikasi masih banyak korban dugaan perdagangan manusia oleh perusahaan, Budi tak memungkirinya. Dia menduga masih ada perusahaan lain yang melakukan kejahatan perdagangan manusia.

"Iya nanti kami lihat, karena tidak menutup kemungkinan ada juga perusahaan-perusahaan lain yang melakukan seperti ini," ujarnya.

Saat ini, puluhan warga asing masih diperiksa Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri.

"Ini sedang didalami, karena kemarin kami dapat laporan dan terus ditindaklanjuti. Kemarin mereka langsung kami evakuasi bawa sini sekalian untuk pemeriksaan untuk mengungkap jaringannya dan siapa yang menjadi otak di dalam pelaksanaan ini," katanya.

Menurut Budi, 45 ABK asing statusnya bukan sebagai tahanan, mereka hanya dievakuasi di Bareskrim.

"Mereka tidak ditahan, hanya beberapa yang berkaitan dengan dugaan kami terhadap pelaku-pelakunya. Mereka kan korban. Sebagian adalah korban dari sindikat perdagangan manusia itu," katanya.

PT. S&T Mitra Mina‎ merupakan perusahaan milik pengusaha Thailand dengan Direktur Utama Yoga Tampubolon. Perusahaan ini berkantor di Tanah Abang, Jakarta Puusat.

Sebelumnya 45 WNA asal Myanmar itu diduga menjadi korban perdagangan orang di Ambon dengan modus diduga serupa dengan yang terjadi di Benjina, Maluku, beberapa waktu lalu.

Mereka dievakuasi dari Hotel Fiducia, Jakarta, ke Bareskrim Polri kemarin, Rabu (5/8) sore. Mereka diduga menggunakan Seaman book dan paspor palsu. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka dipekerjakan 1-3 tahun dan tak pernah digaji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan ABK di Mabes Polri: Saya Dijanjikan Gaji Rp2,8 Juta

Pengakuan ABK di Mabes Polri: Saya Dijanjikan Gaji Rp2,8 Juta

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 18:58 WIB

Bareskrim Amankan 45 ABK Myanmar Diduga Korban Perdagangan Orang

Bareskrim Amankan 45 ABK Myanmar Diduga Korban Perdagangan Orang

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 17:42 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

×