Pembunuhan Sekretaris Direktur XL di Hotel Terungkap dari CCTV

Siswanto | Tri Setyo | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2015 | 15:26 WIB
Pembunuhan Sekretaris Direktur XL di Hotel Terungkap dari CCTV
Mobil Honda Mobilio, salah satu alat bukti kasus pembunuhan Sekretaris Direktur XL Hayriantira alias Rian di TPU Cibunar, Garut, Jawa Barat. [suara.com/Tri Setyo]

Suara.com - Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Polisi Arif Rachman mengatakan rekaman CCTV di Hotel Cipaganti, Garut, menjadi petunjuk awal terungkapnya tabir pembunuhan terhadap Sekretaris Direktur XL Hayriantira alias Rian. Tersangka pembunuh Rian tak lain teman dekatnya, AW.

"Rekaman CCTV menjadi meeting point yang mengungkapkan kasus pembunuhan Hayriantira. Karena dari rekaman itu, ada kecocokan mobil yang ada di hotel dengan mobil yang ditemukan Polda Metro Jaya di rumah tersangka AW," kata Arif di Mapolres Garut, Jumat (7/8/2015).

Menurut Arif dalam rekaman CCTV tersebut terdapat dua orang yang keluar dari mobil Honda Mobilio tersebut.

"Hasil rekaman CCTV terlihat dua orang, salah satunya yang diduga kuat pelaku celingak-celinguk. Dan yang satu lagi ini kita duga korban Rian," tambahnya.

Lebih jauh, ia mengatakan saksi yang merupakan petugas hotel tidak tahu persis siapa yang ada di dalam mobil tersebut.

"Saksi yang kita datangi dari pihak hotel mengaku, tidak tahu berapa orang yang ada dan keluar dari mobil tersebut. Tapi dari rekaman tersebut yang pihak kami lihat, si korban menggunakan baju berwarna orange," kata Arif.

Arif juga mengatakan, menurut petugas hotel, AW ternyata menggunakan identitas palsu saat check in bersama Rian.

"Data yang tertulis di daftar tamu Hotel Cipaganti, si tersangka ini menggunakan nama palsu. Dia menulis nama Gerri di daftar tamu tersebut," katanya.

Rian sebelumnya dilaporkan hilang pada April 2015 karena sejak November 2014 keluarga tak tahu kabarnya.

Dari hasil penelusuran polisi, kasus terungkap. Rian ternyata menjadi korban pembunuhan yang dilakukan teman dekat, AW, pada Kamis (30/10/2014) di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat.

Kasus ini terkuak setelah polisi menemukan mobil korban di rumah AW.

Sejak kemarin, tersangka dibawa ke Hotel Cipaganti untuk melengkapi pemberkasan. Dia diminta melakukan peragaan pembunuhan.

Hari ini, jenazah korban di tempat pemakaman umum Cibunar, Garut, dibongkar. Selain untuk memenuhi keinginan keluarga agar bisa dipindahkan ke Brebes, Jawa Tengah, juga untuk kepentingan penyidikan kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Pembunuh Sekretaris Direktur XL Bawa Lari Harta Korban

Polisi: Pembunuh Sekretaris Direktur XL Bawa Lari Harta Korban

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 14:22 WIB

Makam Sekretaris Direktur XL Dibongkar, Ibunda Histeris

Makam Sekretaris Direktur XL Dibongkar, Ibunda Histeris

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 14:13 WIB

Polisi: Keterangan Pembunuh Sekretaris Direktur XL Berubah-ubah

Polisi: Keterangan Pembunuh Sekretaris Direktur XL Berubah-ubah

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 12:22 WIB

Terkini

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:33 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB