Pieter Feith: Aceh Harus Bangkitkan Perekonomian

Siswanto

Rabu, 12 Agustus 2015 | 18:16 WIB
Pieter Feith: Aceh Harus Bangkitkan Perekonomian
Fasilitator perdamaian Aceh, Juha Chirstensen, dan mantan Ketua Aceh Monitoring Mission, Pieter Feith, kembali mengunjungi Aceh, Rabu (12/8/2015). [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Fasilitator perdamaian Aceh, Juha Chirstensen, dan mantan Ketua Aceh Monitoring Mission, Pieter Feith, kembali mengunjungi Aceh. Keduanya datang guna melihat langsung kondisi dan berbagai perkembangan.

Dari segi keamanan, kedua tokoh perdamaian menilai kondisi Aceh kian membaik, kendati di beberapa sisi masih banyak hal yang harus dibenahi.

Pieter Feith berpendapat bahwa proses reintegrasi bagi eks kombatan yang merupakan salah satu sisi penting untuk diselesaikan, belum sepenuhnya berhasil hingga saat ini.

Kemudian, kata dia, pembangunan ekonomi di Aceh belum maksimal. Tidak ada perencanaan yang jelas atau blueprint, meski dana yang dialirkan ke bumi Serambi Mekkah ini, begitu banyak.

"Tidak ada sebuah perencanaan matang atau blueprint pembangunan ekonomi Aceh. Meskinya dengan dana yang begitu besar, Aceh sudah lebih maju dari pada daerah lain yang ada di Indonesia. Harusnya dengan dana itu, pemerintah punya target atau perencanaan yang harus selesai," ujar Pieter Feith pada acara konferensi pers 10 tahun perdamaian Aceh di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (12/8/2015).

Proses reintegrasi, menurutnya, baru akan berhasil jika pemerintah mampu membangkitkan sektor ekonomi, menumbuhkan iklim investasi yang mampu mendorong terciptanya lapangan kerja baru.

Untuk mencapai hal itu, kata Pieter, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat, harus saling menumbuhkan kepercayaan.

"Agar proses reintegrasi berhasil dan maksimal. Pemerintah harus berpikir bagaimana membangun ekonomi Aceh, menciptakan lapangan kerja, membangun iklim investasi, serta menjaga stabilitas keamanan dan politik," ujarnya.

Dengan kondisi Aceh saat ini, kata dia, pemerintah harusnya mampu mengajak para pengusaha lokal maupun nasional untuk memulai investasi.

"Dunia luar baru akan mau memberi investasi ketika para pengusaha di dalam negeri mampu menumbuhkan kepercayaan terhadap Aceh. Kemudian mereka (investor) juga mau investasi kalau merasa nyaman, tidak ada guncangan politik, pemerintah yang bersih dan anti korupsi, serta aturan yang jelas," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Juha Crhistensen. Menurutnya, dari segi pembangunan ekonomi, Aceh memang belum berhasil. Harusnya, dalam waktu 10 tahun perdamaian, ada capaian-capaian yang maksimal yang sesuai perencanaan.

Alasan itu pula, kata dia, yang menghambat proses reintegrasi. Di mana para mantan kombatan atau masyarakat, belum bisa merasakan kesempatan baru untuk meningkatkan taraf hidup.

"Kita tidak melihat ada blueprint pembangunan ekonomi Aceh. Sehingga target 10 tahun atau beberapa tahun untuk membangun ekonomi ini tidak ada," kata Juha.

Persoalan ekonomi, kata dia, juga menjadi permasalahan utama pascakonflik yang membuat kelompok-kelompok baru bermunculan. Seperti halnya Din Minimi. Meskipun itu murni kriminal, namun aksi-aksi mereka telah membuat dunia luar takut.

"Maka situasi politik atau gesekan-gesekan ini harus juga selesai. Investasi berperan penting untuk memecahkan masalah ekonomi Aceh. Tapi jika situasi kecil ini tidak diredam, maka luar akan takut," katanya. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hindari Razia, Siswi Aceh Bercelana Ketat Terjungkal Dari Motor

Hindari Razia, Siswi Aceh Bercelana Ketat Terjungkal Dari Motor

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 15:48 WIB

PSK Tak Bisa Lari Saat Digerebek Karena Mabuk Berat

PSK Tak Bisa Lari Saat Digerebek Karena Mabuk Berat

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 16:49 WIB

Parah, Petugas Lapas Aceh Bebaskan Tahanan Tanpa Izin

Parah, Petugas Lapas Aceh Bebaskan Tahanan Tanpa Izin

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 15:34 WIB

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Bakal Mirip Masjid Nabawi

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Bakal Mirip Masjid Nabawi

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 15:27 WIB

Sekolah Negeri di Aceh Pisahkan Ruang Kelas Lelaki dan Perempuan

Sekolah Negeri di Aceh Pisahkan Ruang Kelas Lelaki dan Perempuan

News | Senin, 27 Juli 2015 | 16:09 WIB

Terkini

Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027

Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi

Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:34 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Malang | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

×