Peredaran Senjata Ilegal di Aceh, Pieter Feith: Itu Tugas Polisi

Siswanto

Rabu, 12 Agustus 2015 | 18:24 WIB
Peredaran Senjata Ilegal di Aceh, Pieter Feith: Itu Tugas Polisi
Fasilitator perdamaian Aceh, Juha Chirstensen, dan mantan Ketua Aceh Monitoring Mission, Pieter Feith, kembali mengunjungi Aceh, Rabu (12/8/2015). [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Mantan Ketua Aceh Monitoring Mission, Pieter Feith, tidak banyak berkomentar ketika ditanya persoalan senjata ilegal yang masih beredar di Aceh.

Menurutnya, AMM sebagai lembaga monitoring perdamian Aceh, telah melakukan upaya yang maksimal saat menjalankan tugas demobilisasi GAM dan penghancuran senjata dan amunisinya.

Sebab itu, kata dia, jika saat ini masih ada senjata ilegal, maka hal tersebut murni kriminal dan menjadi tugas polisi.

"Sekarang itu adalah tugas polisi," kata Pieter Feith pada acara konferensi pers, 10 tahun perdamaian Aceh di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (12/8/2015).

AMM adalah tim yang dibentuk berdasarkan kesepakatan antara Pemerintah Republik Indonesia dan GAM yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia, tanggal 15 Agustus 2005. AMM mulai bertugas di Aceh 15 September 2005.

Lembaga ini berfungsi untuk memonitor demobilisasi GAM dan penghancuran sejata dan amunisinya. Kemudian AMM juga berfungsi untuk menengahi komplain-komplain dan pelanggaran-pelanggaran terhadap MoU dan membentuk kerjasama yang baik dengan keduabelah pihak.

"Jalur-jalur lama memang masih ada. Dan itu bukan berarti kita tidak sukses pada masa AMM. Tapi mungkin ada tambahan (senjata) yang datang belakangan setelah tugas kita selesai. Mungkin ada sisa di tangan beberapa orang dan masuk melalui jalur itu," kata fasilitator perdamaian Aceh, Juha Chirstensen, menambahkan pendapat Pieter.

Sebab itu, jika peredarannya masih ada saat ini, kata Juha, hal tersebut menjadi tanggungjawab kepolisian dan TNI.

"Hukum di negara Indonesia jelas sekali, tidak membolehkan orang sipil bersenjata. Jadi kalau masih ada senjata ilegal itu kriminal. Siapapun yang punya senjata ilegal itu kriminal. Dan menjadi tugas polisi menyelesaikannya," kata Juha. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pieter Feith: Aceh Harus Bangkitkan Perekonomian

Pieter Feith: Aceh Harus Bangkitkan Perekonomian

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 18:16 WIB

Terkini

Hidden Gem Dekat Jakarta! 4 Tempat Wisata Paling Hits untuk Isi Liburan Akhir Pekan

Hidden Gem Dekat Jakarta! 4 Tempat Wisata Paling Hits untuk Isi Liburan Akhir Pekan

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:17 WIB

4 Day Cream Anti-Aging Martha Tilaar untuk Atasi Kerutan Usia 50 Tahun ke Atas

4 Day Cream Anti-Aging Martha Tilaar untuk Atasi Kerutan Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:56 WIB

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:55 WIB

×