Parkir Sembarangan, Anak Wagub Sulsel Pukuli Satpam Bandara

Laban Laisila

Rabu, 12 Agustus 2015 | 23:06 WIB
Parkir Sembarangan, Anak Wagub Sulsel Pukuli Satpam Bandara
Ilustrasi kekerasan. [shutterstock]

Suara.com - Putra Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Ahmad Fauzan Agus Arifin Nu'mang bersama tiga rekannya berurusan dengan kepolisian karena memukuli dan mengeroyok dua anggota Avsec atau Aviation Security Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu malam (12/8/2015).

Pemukulan tersebut akibat pelaku menolak diatur oleh dua petugas bandara, masing-masing Ali Akbar dan Randi.

Saat itu dia parkir di area drop zone atau area larangan parkir. Karena terlalu lama parkir petugas menegur kemudian dibalas dengan pemukulan.

"Saya coba menegur secara baik-baik agar tidak boleh parkir di sini terlalu lama karena ini zona larangan parkir, malah membentak saya lalu memukul kemudian teman-temannya ikut mengeroyok kami," tutur Ali saat ditanya wartawan.

Akibat kejadian itu, Ali Akbar mengalami luka pada hidung dan mengeluarkan darah, memar pada bagian wajah dan dada, sementara rekannya Randi mengalami luka lebam pada bagian wajah dan dada karena terkena pukulan.

Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit TNI AU Dody Sardjoto untuk mendapat perawatan.

Kepala Kepolisian Sektor Bandara IPTU Andi Alamsyah menyebutkan kejadiannya sekitar pukul 16.10 WITA saat pelaku bersama rekannya yakni Andi Mattotorang, Andi Batara, Muh Rahmat Putra F dan Andi Muhammad JB menggunakan mobil jenis Toyota Inova dengan nomor polisi DD 887 OZ mengantar saudaranya di kawasan bandar udara.

"Berdasarkan keterangan korban mereka ditegur, karena tidak terima mereka membentak dan kemudian adu mulut lalu terjadi pemukulan," ujarnya.

Alamsyah menuturkan saat pengeroyokan itu berlangusung sontak mengundang perhatian orang di sekitarnya kemudian dilerai oleh beberapa orang selanjutnya di bawa ke posko security bandara untuk diamankan.

Polisi kemudian meminta keterangan korban terkait peristiwa itu, sedangkan para pelaku juga diminta keterangan namun beberapa saat kemudian dibebaskan setelah adanya mediasi dari kepolisian setempat. Tetapi di pihak korban tetap tidak terima atas perbuatan tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituding Jadi Simpanan, Perempuan Malang Dikeroyok di Depan Umum

Dituding Jadi Simpanan, Perempuan Malang Dikeroyok di Depan Umum

News | Selasa, 07 April 2015 | 09:14 WIB

Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas Ditangkap

Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2015 | 15:49 WIB

Petani Jambi Dikeroyok Satpam Hingga Tewas

Petani Jambi Dikeroyok Satpam Hingga Tewas

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 20:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×