Petani Jambi Dikeroyok Satpam Hingga Tewas

Laban Laisila

Sabtu, 28 Februari 2015 | 20:48 WIB
Petani Jambi Dikeroyok Satpam Hingga Tewas
ilustrasi kekerasan. [shutterstock].

Suara.com - Anggota Satuan pengamanan (Satpam) anak perusahaan Sinar Mas Group, PT Wira Karya Sakti (WKS) di Kabupaten Tebo, Jambi, mengeroyok seorang petani hingga tewas dan mayatnya dibuang ke hutan yang tidak jauh dari Kantor Distrik PT WKS di Resort Kilis.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, di Jambi, Sabtu (28/2/2015), membenarkan akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan anggota Satpam PT WKS di Kabupaten Tebo, seorang petani setempat yang berselisih paham dengan petugas keamanan tewas dan mayatnya sampai saat ini belum ditemukan.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (27/2/2015) sekitar pukul 17.30 WIB, akibat salah paham antara korban petani bernama Indra dengan tim satpam unit reaksi cepat PT WKS tersebut terjadi pengeroyokan hingga korban Indra tewas di lokasi kejadian.

Untuk mengantisipasi aksi balasan dari kelompok petani Serikat Petani Tebo, Polda Jambi menurunkan dua pleton polisi terdiri atas Dalmas dan Brimob untuk berjaga-jaga di lokasi kejadian agar tidak ada aksi lanjutan.

Kejadian yang terjadi di Simpang Koridor WKS Pos kembar 803 itu dilakukan oleh tujuh orang pelaku yang bertugas menjadi anggota Satpam PT WKS yakni Asmadi, Febrian, Ayatullah, M. Ridho, Zaidian, Depsa dan Jimmi yang kini telah diamankan pihak kepolisian setempat.

Kejadian awal adalah ada dua orang petani dari Serikat Petani Tebo (SPT) yang tinggal di area Resort Kilis degan menggunakan sepeda motor melintas di depan Pos Kembar 803 security PT WKS.

Pada saat itu terjadi perselisihan paham antara team unit reaksi cepat PT WKS dengan kedua petani itu hingga berujung terjadinya aksi pengeroyokan terhadap korban di lokasi kejadian.

Sampai saat ini polisi masih belum mengetahui motif apa satpam URC WKS langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban Indra hingga korban tewas.

Sekitar pukul 17.30 WIB setelah mendapat kabar korban Indra tewas dikeroyok Satpam WKS, maka massa berjumlah 50 orang yang berasal dari serikat petani Tebo datang ke Pos Kembar 803 dan menanyakan anggotanya Indra yang dibawa dan dianiaya hingga oleh satpam dan karena tidak ada jawaban dari WKS massa merusak pos 803 dan membuat pondokan menunggu temannya Indra yang belum ditemukan.

Kini Kapolres bersama jajarannya masih berjaga di lokasi menunggu bantuan dua pleton dari Polda yang sudah bergerak sejak kemarin untuk mengantisipasi kerusuhan besar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Lagi Video Pengeroyokan Siswi SD, Netizen Kembali Geram

Muncul Lagi Video Pengeroyokan Siswi SD, Netizen Kembali Geram

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 17:50 WIB

Polisi Pengeroyok Wartawan Tidak Dijerat UU Pers

Polisi Pengeroyok Wartawan Tidak Dijerat UU Pers

News | Sabtu, 15 November 2014 | 22:39 WIB

Dituduh Selingkuh, Perempuan ini Ditelanjangi di Jalanan

Dituduh Selingkuh, Perempuan ini Ditelanjangi di Jalanan

News | Selasa, 14 Oktober 2014 | 20:19 WIB

Diduga Istri Simpanan, Perempuan Ditelanjangi dan Dikeroyok

Diduga Istri Simpanan, Perempuan Ditelanjangi dan Dikeroyok

News | Senin, 01 September 2014 | 18:54 WIB

Terkini

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

×