Keluarga Penumpang dan Kru Datang dan Pergi di Kantor Trigana

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Minggu, 16 Agustus 2015 | 23:32 WIB
Keluarga Penumpang dan Kru Datang dan Pergi di Kantor Trigana
Kantor Trigana Air di Jakarta [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Sejumlah kolega penumpang dan awak Pesawat Trigana Air ATR 42/300 PK YRN nomor penerbangan IL-257 rute Jayapura ke Oksibil, Papua, berdatangan ke Kantor Trigana Airlines di Komplek Puri Sentra Niaga Jalan Wiraloka Blok D, Kalimangan, Jakarta Timur, Minggu (16/8/2015) malam.

Rombongan yang datang silih berganti ini tiba di Kantor Trigana Airlines sejak pukul 20.00 WIB. Salah satunya adalah Kolega Pramugari Trigana Ika N, yang datang ke tempat ini. Ada lebih dari tiga rombongan yang keluar masuk kantor ini. Namun, tidak ada yang memberikan cerita apapun.

Kolega Ika ini datang berdua, laki-laki dan perempuan. Yang perempuan adalah Ipar Ika, sedangkan yang laki-laki merupakan kakak kandung Ika. Mereka datang sekira pukul 21.00 WIB dan pulamg sekira pukul 23.00 WIB.

"Belum ada kabar," kata laki-laki yang tidak menyebutkan namanya itu.

Sebelum kolega Ika, rekan kerja Pramugari Trigana, datang ke Kantor Trigana ini Dita Amelia Kurniawan. Rekan seprofesi Dita, Elna Meisela datang ditemani seorang teman perempuan lainnya.

Dalam kesempatan ini, dia ingin mengetahui kabar rekannya itu. Sebab, setelah mendapat kabar hilang kontaknya pesawat itu, Dita tidak bisa dihubungi lagi.

Untuk informasi, Kantor Trigana di Komplek Puri Sentra Niaga Jalan Wiraloka Blok D, Kalimangan, Jakarta Timur, menjadi crisis center sementara setelah adanya kabar Pesawat Trigana Air ATR 42 PK YRN nomor penerbangan IL-257 rute Jayapura ke Oksibil, Papua.

"Sudah kami infokan ke keluarga dan untuk saat ini call center ada di sini," kata Direktur oprasional Trigana Airlines Benny Sumariyanto, Minggu (16/8/2015).

Benny belum bisa memberikan penjelasan apa-apa terkait informasi pesawat hilang ini. Dia pun menyerahkan kepada Basarnas sebagai instansi yang berwenang untuk kasus ini. Dia pun langsung terbang ke Sentani untuk mencari informasi di lokasi.

Seperti diketahui, pesawat yang bermanifes 49 penumpang dan lima kru pesawat itu hilang kontak dengan tower Oksibil pada pukul 14.55 WIT. Pesawat ini terbang jenis ATR 42/300 ini berngkat dari Bandara Sentani dan menuju Oksibil. Harusnya, pesawat tersebut mendarat di Oksibil pada pukul 15.04 WIT, namun setelah hilang kontak ini, tidak ada kabar lanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Belum Bisa Beberkan Data Manifes Trigana Air

Kemenhub Belum Bisa Beberkan Data Manifes Trigana Air

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 22:13 WIB

Gubernur Papua Perintahkan Anak Buah Bantu Musibah Trigana Air

Gubernur Papua Perintahkan Anak Buah Bantu Musibah Trigana Air

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 21:17 WIB

Baru Tiga Keluarga Penumpang Telepon Kantor Trigana Air

Baru Tiga Keluarga Penumpang Telepon Kantor Trigana Air

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 21:10 WIB

Batal Ikut Trigana Air, Yundriati: Saya Bersyukur Masih Ada Usia

Batal Ikut Trigana Air, Yundriati: Saya Bersyukur Masih Ada Usia

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 21:02 WIB

Terkini

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB