Polisi Tewas Ditembak Teroris, 140 Personel Brimob Terjun ke Poso

Laban Laisila | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2015 | 14:37 WIB
Polisi Tewas Ditembak Teroris, 140 Personel Brimob Terjun ke Poso
Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengawal petugas yang membawa barang bukti dari rumah Tuah Febriwansyah yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (22/3). (Antara)

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan, telah mengerahkan tambahan pasukan 140 personel Brimob ke Poso, Sulawesi Tengah, menyusul kontak senjata dengan kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

Baku tembak itu memakan korban pada kedua belah pihak, yakni satu dari kelompok MIT dan seorang anggota Brimob tewas.

"Satu dari teroris terwas tertembak, saat dievakuasi satu anggota kami juga tertembak dan tewas. Untuk itu kami telah menambah kekuatan 140 personel dari Brimob Mabes Polri ke sana," Badrodin di komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2015).

Dia menceritakan hingga saat ini total sudah kali terjadi lima kali baku tembak dalam empat hari terkahir.

‎"Sejak 17 Agustus (2015) kemarin sudah lima kali terjadi kontak tembak antara anggota Brimob dan Densus 88 dengan kelompok teroris jaringan Santoso," jelasnya lagi.

Menurutnya,  pada saat baku tembak tiga hari lalu, satu anggota kelompok Santoso tewas tertembak oleh anggota Brimob dan Densus 88.

Namun saat tim dari Polri mengevakuasi kelompok teroris yang tertembak itu, mereka menghadang dan seorang personel Brimob tertembak dan tewas.

"Selama ini kami mencari i posisi yang bersangkutan (Santoso). Di atas itu (wilayah pegunungan) ada camp-nya yang mereka gunakan pada tanggal 17 Agustus dan kami sudah ketahui," ungkapnya.

‎Anggota Polri yang tewas tertembak pada Rabu (19/8/2015), bernama Iptu Brayen Theophani, dia merupakan Kasubden Gegana Poso Den B Brimob Landangan Poso.

Kejadian itu bermula ketika dua regu Brimob yang dipimpin Iptu Brayen melakukan evakuasi mayat teroris yang diduga bernama Urwah alias Bado.

Dari Urwah, aparat mengamankan barang bukti bom dan senjata api M-60. Namun, ketika proses evakuasi mayat Urwah sekitar pukul16.45 WITA, kelompok Santoso ternyata telah menghadang tim dari Brimob. Kemudian terjadi baku tembak sekitar 15 menit saat tim hendak menyebrang sungai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baku Tembak di Poso, Perwira Polisi Tertembak

Baku Tembak di Poso, Perwira Polisi Tertembak

News | Kamis, 20 Agustus 2015 | 14:44 WIB

Terkini

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:05 WIB

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:47 WIB

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:31 WIB

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:24 WIB

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:13 WIB