Dapat Bola Dari Jokowi, Anak Bali: Akan Saya Pajang di Kamar

Siswanto | Suara.com

Minggu, 30 Agustus 2015 | 19:52 WIB
Dapat Bola Dari Jokowi, Anak Bali: Akan Saya Pajang di Kamar
Presiden Jokowi serahkan 1.400 bola kepada 70 perwakilan Sekolah Sepak Bola saat buka pertandingan Piala Presiden di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/8/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyerahkan sebanyak 1.400 bola kepada 70 perwakilan Sekolah Sepak Bola saat membuka pertandingan sepak bola Piala Presiden di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/8/2015).

Presiden berharap kepada anak-anak agar mereka giat berlatih sehingga kelak menjadi atlet sepak bola yang berprestasi.

Salah satu anak penerima bola dari Jokowi, Putu Doni Saputra, mengaku sangat senang dengan pemberian Presiden Jokowi.

"Saya senang sekali bisa dapat bola dari bapak Presiden," katanya.

Bocah kelas empat sekolah dasar ini menyatakan bola yang diberikan Presiden akan dipajang dan tidak akan dipakai untuk bermain.

"Bola ini tidak saya pakai buat main, mau saya pajang di kamar saya," katanya sambil tersenyum.

Sama halnya dengan Putu Dika. Dia juga bahagia bisa bertemu langsung dengan Presiden plus diberi bola.

"Kami sangat bahagia, dan berterimakasih kepada bapak presiden mau memberi kita bola. Saya jadi lebih semangat lagi jadi pemain sepakbola," katanya.

Suporter Bola Piala Presiden Diminta Jaga Semangat Menyama Braya

Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali, khususnya pecinta sepak bola, mendukung kelancaran pertandingan Piala Presiden 2015 melalui semangat menyama braya (rasa persaudaraan). 

“Mari bersama – sama kita dukung turnamen ini agar berjalan dengan damai, kita perlakukan tim dan suporter lain sebagai saudara kita sendiri dengan semangat menyama braya. Kalau kita menang kita hebat namun kalau kita kalah kita juga hebat karena kita mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk turnamen ini,” kata Pastika saat mendampingi Presiden Jokowi membuka acara Piala Presiden 2015 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Pastika juga mengimbau para tokoh masyarakat dan petgas keamanan untuk siaga mengamankan jalannya turnamen.

“Saya turut prihatin dengan kondisi persepakbolaan Indonesia saat ini, namun saya pastikan di Bali olah raga sepak bola tetap hidup dan masih sangat diminati oleh masyarakat Bali, dan saya harapkan ini mampu dijadikan sebagai motivasi untuk segera berbenah diri,” kata dia.

Pastika menambahkan akan mengembangkan Sport Tourism di Bali guna mendukung minat olahraga masyarakat sekaligus menyejahterakan masyarakat.

"Jangan lupa kalau habis nonton pertandingan ini mampir ke pusat oleh-oleh pasar  Sukawati ya," kata Pastika.  (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka Piala Presiden, Jokowi: Tidak Apa-apa Diberi Sanksi FIFA

Buka Piala Presiden, Jokowi: Tidak Apa-apa Diberi Sanksi FIFA

Bola | Minggu, 30 Agustus 2015 | 17:43 WIB

PSM Tak Mau Anggap Enteng Lawannya di Grup D

PSM Tak Mau Anggap Enteng Lawannya di Grup D

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 18:01 WIB

Terkini

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:03 WIB

Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry

Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry

News | Senin, 25 Mei 2026 | 20:50 WIB

Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah

Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah

News | Senin, 25 Mei 2026 | 20:43 WIB