Suara.com - Sukimin (82), pensiunan prajurit TNI AD angkatan 1958, dari sekitar jam 08.00 WIB berada di depan Istana Negara, Jakart Pusat. Dia sengaja datang dari Solo, Jawa Tengah, demi mendukung demonstrasi buruh hari ini.
"Saya sengaja kemari untuk men-support buruh yang ikut demo," kata Sukimin.
Sukimin meminta semua buruh bersatu agar tuntutan mereka didengarkan Presiden Joko Widodo.
"Jangan ada banyak organisasi buruh, kalau bisa satu aja, biar bisa kompak," ujarnya.
Selain itu, kata Sukimin, para pengambil kebijakan harus memakai musyawarah mufakat agar adil, jangan mengambil keputusan sepihak.
"Buat apaan ada DPR sama MPR kalo cuma makanin duit rakyat doang, mobil udah pada bagus, masih aja duit rakyat dimakan," katanya.
"Jangan rakyat dong yang ditekan dan tertekan," Sukimin menambahkan.
Demo buruh tak hanya berlangsung di Jakarta, demo juga digelar di sejumlah daerah di Indonesia.
Berikut ini adalah 10 tuntutan buruh:
1. Turunkan harga barang pokok dan harga BBM.
2. Menolak ancaman PHK terhadap buruh akibat melemahnya nilai rupiah dan pelambatan ekonomi sehingga perlu ada insentif bagi perusahaan yang terancam PHK.
3. Menolak masuknya tenaga kerja asing dan dihapuskannya kewajiban berbahasa Indonesia bagi TKA.
4. Menaikkan upah minimal 22 persen pada 2016 untuk menjaga daya beli buruh dengan menaikkan upah. Menolak keras RPP Pengupahan yang hanya berbasis inflasi plus PDB serta revisi KHL dari 60 item menjadi 84 item.
5. Merevisi PP tentang Jaminan Pensiun, yaitu manfaat pensiun bagi buruh sama dengan pegawai negara sipil, bukan Rp300 ribu per bulan.
6. Memperbaiki pelayanan program jaminan kesehatan, menghapus sistem INA CBGs dan Permenkes No 59 Tahun 2014 yang membuat tarif murah, menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, menambah dana PBI dari APBN menjadi Rp30 triliun, provider RS/klinik di luar BPJS bisa digunakan untuk COB.
Kumpulan Kuis Menarik
Terkait
Pasha: Saya Senang Ikut Demo Buruh, Rame Banget
News | Selasa, 01 September 2015 | 16:50 WIB
Buruh-buruh Korban PHK Datangi Perusahaan
News | Selasa, 01 September 2015 | 14:57 WIB
Terkini
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB
Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB